Beberapa Makanan Yang Mengandung Protein Paling Tinggi
loading...
Beberapa Makanan Yang Mengandung Protein Paling Tinggi | Protein adalah nutrisi penting yang dibutuhkan untuk beberapa fungsi
dalam tubuh, termasuk membangun jaringan sel dan otot. Setiap orang membutuhkan
protein dari mananan sehari – hari mereka, dan bagi orang yang melakukan
latihan beban harus meningkatkan asupan proteinnya untuk memperoleh peningkatan
otot.
Bagi orang yang latihan, takaran harian yang dianjurkan sekitar 1 gram
protein per 1 kg berat badan. Protein sangat penting setelah latihan karena
otot membutuhkannya untuk memulihkan diri dan tumbuh. Sebagian protein 15 – 25 gram
dianjurkan 30 menit setelah latihan, yaitu ketika otot – otot sedang sangat
membutuhkannya.
Protein terdiri dari 20 kelompok asam amino. Dan dari jumlah tersebut, delapan
jenis diklasifikasikan "penting" dan perlu diperoleh dari
makanan, sementara yang 12 jenis lainnya diklasifikasikan sebagai "non – esensial"
dan dapat diproduksi oleh tubuh. Protein berkualitas tinggi seperti telur
dan daging menawarkan lebih banyak asam amino pembangun otot daripada makanan
berprotein tinggi lainnya sehingga dianggap sebagai sumber protein penting,
terutama jika Anda melakukan banyak latihan.
Apa Yang Kita Makan?
Protein whey seperti karbohidrat sederhana atau kompleks, diserap pada
tingkat yang berbeda dalam tubuh. Protein ini dicerna lebih cepat sehingga
merupakan pilihan yang baik sebelum dan setelah latihan. Sementara Kasein,
yaitu protein utama dalam susu, melepaskan asam amino secara perlahan – lahan,
sehingga sangat berguna pada pagi hari antara waktu makan dan sebelum tidur.
Namun Anda bisa mendapatkan protein yang Anda butuhkan dari sumber alami.
Berikut Beberapa Makanan Yang Mengandung Protein
Tinggi, Yang Sangat Penting Untuk Membangun Otot Dan Pemulihan Setelah Latihan!
1. Telur
Telur adalah Rajanya makanan yang mengandung protein. Sebutir telur
berukuran sedang mengandung sekitar 6 gram protein dengan nilai tertinggi, yang
artinya lengkap dengan semua 20 asam amino dalam bentuk yang paling mudah
dicerna. Telur dadar adalah cara yang baik untuk memulai hari anda.
2. Susu
Susu mengandung protein dan juga kalsium, adalah makanan kuno pemulihan
setelah latihan. Anda bisa mendapatkan efek pemulihan dari smoothie buah
berbasis susu. Pilih produk susu yang tepat untuk Anda plus panduan.
3. Yogurt
Kombinasi kasein dan whey protein, yogurt adalah makanan yang kaya protein.
Karena sebagian besar laktosa dihilangkan, maka yoghurt mungkin bisa bagi orang
yang intoleran laktosa.
4. Keju
Keju adalah produk susu, sehingga merupakan salah satu makanan yang tinggi
protein juga seperti yoghurt. Keju yang lebih baik sebagai sumber protein
adalah keju chedar, parmesan, swiss, keju cottage semua yang rendah lemak.
5. Ikan dan makanan laut
Ikan dan seafood merupakan sumber protein yang baik dan biasanya rendah
lemak. Sementara untuk ikan salmon dan ikan berlemak lain seperti ikan tuna ,
ikan cod, juga juga mengandung asam lemak omega 3 yang baik untuk
jantung sehat. Kerang atau hewan laut bercangkan lain mengandung vitamin
B12, yang bermanfaat menjaga sistem saraf yang sehat.
Selain itu, golongan seafood ini kaya akan selenium yang bermanfaat
meningkatkan pemulihan otot pasca latihan. Namun seafood bercangkang mengandung
tinggi kolesterol, sehingga tak baik bagi yang memiliki kadar kolesterol
tinggi.
6. Produk kedelai
Jika Anda intoleran susu, makan kedelai dan produk kedelai seperti tahu
tempe, dan minuman berbasis kedelai seperti susu kedelai akan
membantu pasca pemulihan, plus dapat membantu menurunkan kolesterol dan
mengurangi risiko penyakit jantung.
7. Kacang – Kacangan
Kacang – kacangan seperti pistachio adalah pilihan yang protein praktis
jika Anda sedang bepergian. Sekitar 50 butir kacang pistachio akan memberikan 6
gram protein, ditambah dengan natrium dan kalium, elektrolit yang hilang dalam
keringat selama latihan. Semua jenis kacang termasuk kacang tanah, kacang
hijau, kacang merah, kacang almond, adalah sumber protein nabati yang baik.
8. Ayam Dan Kalkun
Berbicara tentang sumber protein hewani, unggas daging putih seperti ayam
dan kalkun adalah yang terbaik. Cara yang sehat menikmati protein dari ayam
adalah membuang kulitnya, karena sangat tinggi lemak jenuh yang dapat
meningkatkan kadar kolesterol jahat. Yang terbaik adalah memilih dada
dan paha ayam atau kalkun tanpa kulit.
9. Daging Sapi
Daging sapi tanpa lemak per 100 gram menyediakan 36 gram kalori, yang
sangat baik untuk membantu pemulihan jaringan setelah latihan. Daging
sapi adalah salah satu sumber alami creatine yang mendorong pembangunan otot
secara efisien, Sayangnya, daging sapi sangat lambat bisa dicerna sehingga
membuat pemulihan otot tertunda , menjadikannya bukan makanan berprotein yang
baik pasca latihan.
10. Domba Dan Kambing
Daging domba menghasilkan energi dan vitamin B yaitu niacin dan B12, yang
akan membantu Anda untuk berlatih. JUga merupakan sumber seng dan selenium,
yang sangat baik untuk membantu pemulihan otot setelah latihan. Buruknya, domba
sangat tinggi lemak jenuh, sehingga perlu digabungkan dengan berbagai sayuran
untuk mengeluarkan karsinogenik dari daging panggang / goreng dan daging domba.
Semoga
bermanfaat.
Sumber : www.manfaat-kesehatan.com