Cara Pencegahan Dan Pengobatan Gejala Tifus
loading...
Tifus atau juga dikenal
dengan demam tifoid, adalah penyakit akibat infeksi bakteri patogen yang
terjadi pada saluran usus dan darah. Bakteri yang paling sering meyebabkan
tifus adalah jenis Salmonella typhi (S. typhi). Bakteri
jahat ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, minuman, atau air
yang tercemar – kemudian bakteri ini berkembang biak dan menyebar yang dimulai
dari usus kemudian masuk kedalam aliran darah. Bakteri bisa menyebar melalui
darah menuju ke kelenjar getah bening, hati, limpa, kandung empedu dan bagian
lain dari tubuh.
Demam tifoid sangat umum di negara-negara tropis, atau
negara berkembang yang biasanya masalah air minum yang tidak layak, pembuangan
limbah-limbah yang tidak pada tempatnya, dan banjir masih sangat umum.
Secara khusus penyakit tifus lebih rentan terhadap orang yang kerja diluar,
dengan alasan lebih sering terpapar pencemaran, umumnya sering makan
diwarung (hal ini karena tifus bisa menular dari penderita melalui alat makan
seperti piring, gelas, atau sendok yang telah dipakai penderita), dan banyak
alasan lain terutama berhubungan dengan kebersihan.
Berikut Gejala tifus,
diagnosa oleh dokter, cara pencegahan, dan pengobatannya Pencegahan tifus.
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jika menuruti
pepatah tersebut, agar terhindar dari demam tifus, Anda bisa melakukan langkah
pencegahan berikut :
- Tipus dapat dengan mudah dicegah dengan mengikuti beberapa tips sederhana. Kebersihan sanitasi yang baik dan kebiasaan hidup bersih seperti rajin mencuci tangan dengan sabun akan melindungi dari terinfeksi bakteri.
- Menyiapkan menu makanan dengan hati – hati, karena bakteri dapat menular melalui kotoran bersama air minum dan makanan.
- Hindari makan sayuran dan buah-buahan yang mentah tanpa dicuci bersih.
- Hindari minum air yang kotor atau terkontaminasi. Simpan barang – barang rumah tangga Anda terutama alat dapur ditempat terlindugi dan jaga kebersihannya.
- Vaksinasi mungkin bisa menjadi solusi bagi yang beresiko tinggi, seperti pekerja lapangan.
- Mengkonsumsi berbagai makanan sehat termasuk buah dan sayur serta berolahraga dapat meningkatkan sistem daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terinfeksi oleh bakteri atau virus penyebab penyakit apapun
- Memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter apabila mengalami demam tinggi atau yang tidak berangsur membaik lebih dari 3 hari.
Gejala-gejala tifus
Gejala tifus umumnya akan tampak setelah 1 atau 3
minggu setelah pasien terpapar bakteri penyebab tifus. Lama penyakit ini bisa 3
sampai 4 minggu, namun tergantung dari tingkat keparahan dengan waktu inkubasi
yang normal adalah 7 sampai 14 hari.
Gejala awal :
1.
Demam.
2.
Merasakan tubuh yang lemah.
3.
Sakit kepala.
4.
sakit perut.
Jika penyakit semakin memburuk :
1.
diare berat.
2.
Muntah.
3.
Sembelit.
4.
Kehilangan nafsu makan.
5.
Ruam kulit.
6.
Ada darah dalam tinja.
7.
Menggigil.
8.
Delirium(mengigau).
9.
Mengalami halusinasi.
10.
Suasana hati bergejolak.
11.
Pembesaran hati dan limpa.
12.
Perdarahan hidung/mimisan.
13.
Kelesuan.
Gejala tersebut biasanya akan membaik selama 2 hingga
4 minggu dengan perawatan atau pengobatan yang tepat.
Dagnosa
Ahli medis akan melakukan pemeriksaan fisik secara
menyeluruh berdasarkan gejala, dan akan menyarankan uji klinis. Juga rincian
serta riwayat kesehatan akan dilihat oleh dokter untuk menilai paparan terhadap
bakteri. Test darah lengkap juga akan menunjukkan peningkatan sel darah putih,
kultur darah, dan jumlah trombosit biasanya juga menurun pada penderita
tifus.Test urin dan fese mungkin juga akan diperlukan untuk mengetahui adanya
bakteri Salmonella Thypi.
Komplikasi
Jika tifus semakin parah karena tidak segera diobati,
bisa menimbulkan beragam
komplikasi yang berat meliputi :
komplikasi yang berat meliputi :
1.
Gagal ginjal
2.
Perdarahan
3.
Perforasi usus
4.
Radang selaput perut
Pengobatan
Antibiotik umumnya diresepkan untuk mematikan bakteri
penyebab tifus. Namun, penggunaan obat ini dalam jangka panjang justru membuat
bakteri resisten antibiotik. Oleh karena itu pengobatan sebaiknya dilakukan
oleh ahli medis atau dokter spesialis infeksi dan penyakit dalam. Untuk
membantu pengobatan, tambahan termasuk minum banyak cairan bersih untuk
mencegah dehidrasi dan mengkonsumsi makanan kaya akan nutrisi.
Itulah gejala – gejala penyakit tifus, semoga anda
dapat bertindak dengan benar jika gejala – gejala tersebut datang menyerang.
Sumber : www.manfaat-kesehatan.com