Jepang adalah negara yang indah. Pegunungan hijau, birunya laut, budaya dinamis dan masakan lezat nya, serta segala sesuatu di sana menambah...
Jika anda pernah bepergian ke Jepang atau bertemu orang-orang Jepang, satu pertanyaan yang mungkin terlintas di benak anda, "Kenapa ya wanita Jepang rata-rata punya badan langsing dan terlihat awet muda?"
Makanan dan gaya hidup orang Jepang yang membuat mereka tetap sehat dan tampak muda. Misalnya, makanan Jepang didasarkan pada prinsip kesehatan dan umur panjang. Bahkan, Jepang adalah negara dengan orang berusia lebih dari 100 tahun terbanyak di dunia.
Di Jepang, makanan tidak hanya dimakan karena berdasarkan rasa. Orang Jepang percaya makanan bukan sekadar enak atau mengenyangkan, namun harus ada kandungan nutrisinya. Berikut adalah 10 alasan mengapa wanita Jepang tetap langsing dan awet muda.
10 Rahasia Kecantikan Wanita Jepang
1. Minum Teh Hijau
Orang Jepang suka minum teh hijau. Matcha (bubuk teh hijau) terbuat dari daun kualitas tertinggi, yang dikeringkan dan digiling menjadi bubuk halus. Bubuk ini kemudian dicampur dengan air panas.Selain itu teh hijau juga digunakan dalam upacara minum teh, yang merupakan kegiatan budaya Jepang yang melibatkan persiapan upacara dan penyajian matcha.
Teh hijau tidak hanya lezat tetapi juga sangat bermanfaat. Ini adalah salah satu teh sehat di dunia, kaya akan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan menunda proses penuaan. Bahkan membantu penurunan berat badan.
2. Mengonsumsi Makanan Fermentasi
Orang Jepang sering makan makanan fermentasi seperti kefir, kombucha, sauerkraut, miso, tempe dan kimchi. Makanan fermentasi adalah makanan yang telah melalui proses fermentasi lacto.Dalam proses ini, bakteri alami memakan gula dan pati dalam makanan dan menciptakan asam laktat. Fermentasi mempertahankan nutrisi alami dalam makanan dan menciptakan enzim yang bermanfaat, vitamin B, asam lemak omega-3 dan berbagai strain probiotik.
3. Mengonsumsi Makanan Laut
Tidak seperti Amerika, orang Jepang suka makan seafood daripada daging merah, yang dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan, seperti obesitas, kolesterol tinggi dan penyakit inflamasi.Nasi atau mie disertai dengan berbagai jenis makanan laut menjadi makanan umum di Jepang. Jepang dikelilingi oleh laut, sehingga ikan dan kerang, seperti tuna, salmon, mackerel dan udang sangat populer dalam masakan Jepang.
4. Makan dalam Porsi Kecil
Ukuran porsi yang lebih kecil dapat membuat anda makan lebih sedikit, sehingga membantu anda menurunkan berat badan. Hal ini pada gilirannya mencegah makan berlebihan yang tidak disengaja dan asupan kalori tinggi.
5. Senang Berjalan Kaki
Di Jepang, baik laki-laki dan perempuan senang berjalan kaki. Berjalan kaki adalah kebiasaan yang baik untuk tetap langsing dan fit. Berjalan tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tapi juga meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan energi dan suasana hati, serta membantu menghilangkan stres.
6. Tak Suka Makan Sambil Jalan
Waktu makan di Jepang adalah periode suci dari energi tubuh. Di Jepang, dianggap tidak sopan ketika makan sambil berdiri atau sambil berjalan. Itulah sebabnya, anda akan jarang melihat orang makan di jalan atau saat naik angkutan umum.
7. Metode Memasak Sehat
Masakan Jepang tidak hanya menggunakan bahan-bahan yang sehat tetapi juga metode memasak yang sehat. Di Jepang, baik mentah, direbus dan teknik panggang, makan Jepang sangat minim menggunakan minyak berlebih. Teknik-teknik memasak juga membantu dalam mempertahankan rasa dan nutrisi dalam makanan.
8. Berlatih Seni Bela Diri
Ada berbagai jenis seni bela diri populer di Jepang. Bahkan, gaya seni bela diri Jepang dari karate, judo, aikido dan lain-lain memainkan peran kunci dalam meningkatkan tingkat kebugaran dan kesehatan orang Jepang.
9. Mandi Air Panas
Mandi air panas, yang merupakan kebiasaan yang umum di Jepang, untuk memperpanjang usia. Dalam bahasa setempat, sumber air panas dikenal sebagai 'onsen'.Mandi air panas memiliki kekuatan penyembuhan dan bermanfaat bagi kesehatan karena suhu air serta kandungan mineral, seperti magnesium, kalsium, silika, dan niacin.
10. Makanan Penutup yang Sehat
Makanan penutup tidak merupakan bagian penting dalam masakan Jepang. Wanita Jepang jarang makan permen dan cokelat, dan ini adalah salah satu rahasia mengapa mereka tetap langsing.(mw/kr)