Indonesia dikenal memiliki beragam kuliner yang pedas. Nah, sebuah anggapan menyebutkan bahwa ibu hamil yang makan makanan pedas dapat mem...
loading...
Sebenarnya makanan pedas tidak pernah memberikan dampak bahaya secara langsung pada ibu hamil, apalagi membuat bayi menjadi botak. Hanya saja kandungan dari makanan pedas ini juga perlu diperhatikan. Misalnya makanan pedas dengan lemak jenuh yang tinggi tentu seperti rendang daging atau ikan hiu. Selain kadar protein hewani yang tinggi, lemak jenuh pada makanan tersebut memungkinkan terjadinya resiko pada kehamilan. Mulai dari sel telur yang rawan hingga keguguran.
Kemudian beberapa ibu hamil sering mengalami nyeri di ulu hati. Makanan pedas yang dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu hamil akan membuat nyeri semakin terasa. Ini mengakibatkan ibu semakin tidak sehat dan tidak bisa beraktivitas seperti biasanya karena nyeri yang mengganggu. Bukan tidak mungkin jika nyeri yang dialami ibu hamil bisa menyebar ke organ lain karena kontraksi pertumbuhan janin.
Makanan pedas yang dikonsumsi pada orang normal biasanya juga bisa menyebabkan diare. Masalah pencernaan ini akan sangat mengganggu bagi ibu yang sedang hamil. Pertumbuhan janin di dalam kandungan memang menekan kandung kemih ibu. Jadi jika diare ini terjadi pada ibu hamil, maka ibu akan lebih sering ke kamar mandi dari pada orang awam biasanya. Ibu hamil harus bolak-balik kamar mandi dan dengan demikian ibu hamil juga lebih cepat lelah.
Kelelahan pada ibu hamil tersebut sangat berbahaya karena selain untuk dirinya sendiri, tenaga juga harus disalurkan ke bayi yang berada di dalam kandungan. Apalagi ditambah cairan yang semakin menurun karena dehidrasi setelah diare. Dehidrasi inilah yang akan mengakibatkan risiko yang besar pada perkembangan janin. Oleh karena itu, makanan pedas boleh dikonsumsi asal tidak menimbulkan akibat yang buruk bagi kesehatan ibu hamil.
Namun bagi ibu hamil yang memang memiliki hobi makan makanan pedas, Anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa cara untuk membuat ibu hamil tetap bisa mengkonsumsi makanan pedas. Salah satunya dengan minum segelas susu setelah makan pedas. Rasa mulas dan refluks asam pada sistem cerna akan berkurang dengan segelas susu tersebut. Atau bila tidak suka minum susu, Anda bisa minum satu sendok madu setelah makan untuk menawar rasa mulas dan asam pada saluran cerna.
Kesimpulannya, makanan pedas tidak berpengaruh pada perkembangan janin termasuk pertumbuhan rambut atau menjadi botak. Makanan pedas bisa berdampak pada kesehatan ibu apabila dikonsumsi secara berlebihan hingga menyebabkan diare berkepanjangan atau dehidrasi. Maka konsumsi makanan pedas pada ibu hamil harus dikontrol dengan baik agar ibu dan bayi selalu terjaga kesehantannya. (mw)