Di zaman modern seperti saat ini, orang menghabiskan lebih banyak waktu duduk di rumah dan di tempat kerja. Menurut survei tahun 2013, orang...
Sebuah studi 2012 yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine melaporkan bahwa lama duduk merupakan faktor risiko untuk semua penyebab kematian, terlepas dari aktivitas fisik. Penelitian ini bahkan menyatakan bahwa program kesehatan masyarakat harus fokus pada mengurangi waktu duduk di samping meningkatkan tingkat aktivitas fisik.
Beberapa tahun kemudian pada tahun 2015, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine juga menjelaskan fakta bahwa duduk terlalu lama dan kurang aktivitas fisik merugikan kesehatan.
Bahkan, sebuah studi 2012 yang diterbitkan di BMJ menunjukkan bahwa dengan mengurangi kebiasaan diam, seperti duduk dan menonton televisi, mungkin memiliki potensi untuk meningkatkan harapan hidup. Berikut ini adalah mengapa duduk terlalu lama berbahaya bagi kesehatan Anda.
1. Lebih banyak lemak perut
Sebuah studi 2011 yang dipublikasikan dalam American Journal of Physiology melaporkan bahwa bergerak dan berolahraga memberi bantuan otot melepaskan molekul, seperti lipoprotein lipase.
Molekul-molekul ini memainkan peran kunci dalam mengolah lemak dan gula yang Anda konsumsi. Ketika Anda duduk untuk waktu yang lama, lemak dan gula tidak diproses dengan benar, menyebabkan lemak terakumulasi di daerah perut.
2. Penyakit jantung
Aliran darah yang buruk memungkinkan lemak dan plak dengan mudah menyumbat jantung Anda, yang pada gilirannya menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan penyakit kardiovaskular.
3. Nyeri leher
4. Mempengaruhi tingkat gula darah
5. Risiko tinggi terkena kanker
Misalnya, obesitas merupakan faktor utama untuk beberapa jenis kanker. Plus, duduk setelah makan adalah terkait dengan kadar gula darah tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan risiko kanker usus besar
6. Masalah kesehatan mental
Seiring waktu, otak Anda bisa menjadi berkabut dan Anda mungkin tidak dapat fokus jelas pada bahkan tugas yang paling mendasar. Di sisi lain, ketika Anda bergerak, darah lebih segar dan oksigen mencapai otak, yang memicu pelepasan otak dan kimia meningkatkan suasana hati.
7. Kaki lemah
Kejadian ini dikenal sebagai atrofi otot dan dapat membuat otot-otot kaki Anda lemah dari waktu ke waktu. Duduk juga dapat mempengaruhi mobilitas pinggul.
8. Deep Vein Thrombosis (DVT)
Baca juga: