Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan kantong darah di dunia terus meningkat, sementara jumlah pendonor masih terbilang rela...
Ada sejumlah alasan yang mendasari seseorang bersedia mendonorkan darahnya. Pertama, orang tersebut mau mendonorkan darah karena diminta oleh temannya. Ada juga yang rela melakukan donor darah karena orang lain sedang membutuhkan transfusi darah. Sementara yang lain percaya bahwa donor darah merupakan sikap mulia dan terpuji untuk berbuat baik terhadap sesama.
Apapun alasannya, donor darah memang mutlak diperlukan. Donor darah dibutuhkan untuk mempertahankan persediaan kantong darah yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk menyelamatkan nyawa dan mengobati orang yang sedang mengalami masalah kesehatan.
Menurut WHO, transfusi darah diperlukan untuk:
- Wanita yang mengalami komplikasi kehamilan, seperti kehamilan ektopik dan perdarahan sebelum, selama atau setelah melahirkan.
- Anak-anak dengan anemia berat yang dikarenakan malaria atau malnutrisi, dsb.
- Orang dengan trauma parah akibat kecelakaan.
- Pasien bedah dan kanker.
- Orang dengan anemia, talasemia dan hemofilia yang membutuhkan transfusi darah berulang.
- Dan berbagai masalah kesehatan lainnya yang berhubungan dengan kebutuhan darah.
Terdapat sejumlah persyaratan untuk menjadi pendonor karena darah dapat disimpan hanya dalam waktu yang terbatas sebelum digunakan. Donor darah dari pendonor yang sehat juga menjamin ketersediaan pasokan darah yang konsisten kapanpun dan dimanapun saat diperlukan.
Mengapa kita perlu mendonorkan darah?
Sebuah studi menunjukkan bahwa donor darah rutin bermanfaat untuk menurunkan risiko serangan jantung. Jumlah zat besi yang terlalu tinggi menjadi faktor utama munculnya serangan jantung, sehingga secara teoritis donor darah dapat mengurangi risiko ini dengan menurunkan zat besi dalam tubuh.- Denyut nadi
- Tekanan darah
- Suhu tubuh
- Hemoglobin
Selain itu, dengan melakukan donor darah, Anda dapat menyelamatkan hidup seseorang atau bahkan kehidupan dua atau tiga orang jika darah Anda dipisahkan menjadi beberapa komponen-komponennya, yaitu merah sel, trombosit dan plasma. Komponen-komponen ini dapat digunakan secara terpisah untuk mengobati orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
Dengan mendonorkan darah, Anda juga memberikan kontribusi yang nyata agar masyarakat tetap sehat. (mfb/hmu)