Kram kaki sangat menyakitkan dan dapat menjadi mimpi buruk yang jadi kenyataan, terutama ketika bangun di malam hari. Nokturnal kram kaki ya...
Selain di betis, kontraksi juga bisa terjadi di telapak kaki atau otot-otot lain dalam tubuh. Di lokasi kram, Anda mungkin merasa benjolan keras jaringan otot. Durasi kram ini dapat di mana saja dari beberapa detik hingga beberapa menit. Meskipun rasa sakit mungkin akan pergi, nyeri otot dapat tetap ada untuk beberapa waktu.
Siapapun bisa mengalami kram kaki, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa atau lebih tua. Kram kaki juga dapat terjadi cukup sering pada remaja dan orang-orang yang berolahraga di malam hari. Penyebab yang tepat dari kram kaki di malam hari tidak jelas.
Namun, ada banyak faktor yang berkontribusi yang dapat menyebabkan masalah yang menyakitkan ini. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kaki Anda kram di malam hari.
8 Sebab Kaki Kram Saat Tidur di Malam Hari
Hidrasi yang tepat memberikan kontribusi untuk tubuh dan pikiran sehat. Hal ini juga berdampak pada kinerja otot Anda. Air terdiri 75 persen dari jaringan otot dan membantu mereka kontak dan rileks dengan mudah. Jadi, tidak mempertahankan tingkat yang tepat dari hidrasi di siang hari mungkin salah satu penyebab besar kram kaki di malam hari.
Air juga penting untuk sirkulasi yang tepat dari nutrisi dalam tubuh. Tanpa air, otot-otot akan kehilangan nutrisi penting, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit (terutama natrium, kalium, kalsium dan magnesium).
- Kekurangan gizi
Sodium, salah satu ion mineral bermuatan positif utama atau elektrolit dalam cairan tubuh, membantu menjaga keseimbangan tubuh dan sangat penting untuk generasi impuls saraf dan kontraksi otot.
- Kelelahan atau berdiri lama
Sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam Ergonomi menunjukkan bahwa berdiri terlalu lama di tempat kerja mungkin merupakan faktor risiko penting untuk varises dan kram kaki nokturnal antara laki-laki dan perempuan.
Wanita hamil sering mengalami kram kaki di malam hari, biasanya dimulai pada trimester kedua dan berlangsung melalui trimester ketiga. Kram ini mungkin bervariasi dalam intensitas, dari ringan sampai sangat menyakitkan.Kram selama kehamilan mungkin karena meningkatnya tekanan dari rahim pada saraf tertentu, kelelahan, atau sirkulasi berkurang di kaki dari tekanan bayi pada pembuluh darah.
- Hypothyroidism
Kekurangan kalsium berhubungan dengan kelemahan otot, mati rasa, nyeri dan kram. Juga, hormon tiroid yang rendah menyebabkan metabolisme rendah. metabolisme yang tinggi penting untuk energi serta bagaimana merasakan otot Anda setelah melakukan latihan rutin Anda.
- Diabetes yang tidak terkontrol
Selain nyeri di otot kaki, pasien diabetes juga dapat mengalami kesemutan dan mati rasa. Gula darah tinggi juga menyebabkan buang air kecil yang berlebihan dan dehidrasi berikutnya, yang memberikan kontribusi untuk kram kaki malam.
- Penyalahgunaan alkohol
Berlebihan dalam mengonsumsi alkohol menyebabkan dehidrasi karena efek diuretik alkohol. Plus, dapat menyebabkan kekurangan magnesium.
- Efek samping obat-obatan
Baca juga: