Sebagian besar dari kita akrab dengan yang namanya rumput laut. Tapi selain karena rasanya lezat, apakah anda pernah bertanya-tanya tentang ...
Rumput laut sangat kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral. Rumput laut, atau ganggang, adalah kelompok organisme tumbuhan yang tumbuh di laut.
Beberapa alga adalah organisme bersel satu seperti mikroalga, yang berarti bahwa mereka lebih seperti bakteri yang juga menghasilkan energi melalui fotosintesis. Sebagian besar rumput laut yang kita konsumsi sebagai makanan memiliki banyak sel.
Rumput laut merupakan bagian dari diet sehat dan digunakan dalam obat-obatan herbal di banyak kebudayaan tradisional.
Para ilmuwan telah mengklasifikasikan jenis rumput laut ke dalam kategori yang berbeda berdasarkan pigmen mereka, struktur sel, dan sifat-sifat lainnya. Kelompok rumput laut yang biasa dikonsumsi antara lain:
- Ganggang hijau seperti selada laut atau ulva, dan anggur laut
- Ganggang coklat seperti kombu, arame, rumput laut, dan wakame (rumput laut miso sup)
- Ganggang merah seperti dulse, bejana, dan nori (rumput laut sushi)
- Ganggang biru-hijau seperti spirulina dan chlorella
Karena mengandung gizi yang tinggi, rumput laut sangat serbaguna. Berikut adalah beberapa cara menikmati makanan ini:
1. Camilan
Nori dan dulse dapat dimakan begitu saja. Kini sudah banyak tersedia berbagai aneka jenis keripik yang berbahan dasar rumput lain. Jadi, jika anda mencari camilan yang sehat, rumput laut bisa menjadi solusinya.
2. Salad
Kebanyakan jenis rumput laut dapat dibuat menjadi salad dengan cuka, minyak wijen, jahe, dan bawang putih.
3. Makanan
Rumput laut rasanya lezat dalam kaldu tulang, sehingga dapat dibuat menjadi sup rumput laut.
Rumput laut yang cincang halus dapat ditaburkan di salad, nasi, sup, atau hidangan lainnya.
Kebanyakan rumput laut tidak pahit. Beberapa jenis agak manis dan bahkan mungkin memiliki rasa umami. Berikut adalah beberapa manfaat rumput laut.
1. Vitamin dan Mineral
Rumput laut jauh lebih padat gizi dibandingkan sayuran. Ini adalah sumber yang sangat baik dari mikronutrien termasuk folat, kalsium, magnesium, seng, besi, dan selenium. Lebih penting lagi, rumput laut merupakan sumber yodium.
2. Asam Lemak Omega-3 DHA dan EPA
Tidak seperti tanaman darat, rumput laut mengandung asam lemak omega-3 DHA dan EPA, sehingga rumput laut atau ganggang dapat menjadi sumber terpercaya dari omega-3.
3. Melancarkan Pencernaan
Kacang dapat menyebabkan gas dan sakit perut bagi banyak orang. Hal ini dapat dengan mudah diatasi dengan menambahkan kombu, jenis tertentu dari rumput laut, saat memasak.
4. Kaya Akan Antioksidan
Rumput laut mengandung banyak antioksidan. Sebagai bagian dari diet sehat, rumput laut dapat membantu melindungi terhadap tekanan oksidatif dan mencegah penyakit kronis seperti kanker dan masalah pencernaan.
5. Kaya Serat dan Prebiotik
Semua tanaman mengandung serat, tetapi rumput laut juga memiliki jenis lainnya dari karbohidrat, ini termasuk karagenan, fucan, galactan, dan banyak lagi.
Ada beberapa efek samping yang terjadi dalam tubuh bila terlalu banyak mengonsumsi rumput laut, diantaranya:
1. Menyebabkan Masalah Tiroid
Yodium adalah mineral yang sangat penting untuk fungsi tiroid, dan rumput laut merupakan sumber yodium. Jika tiroid tidak dapat menyesuaikan diri dengan asupan tinggi yodium, dan sangat mungkin untuk mengembangkan gangguan tiroid dari terlalu banyak yodium.
2. Gangguan Pencernaan
Rumput laut mengandung berbagai jenis karbohidrat yang tidak bsa dicerna sistem pencernaan kita. Karbohidrat ini diturunkan untuk bakteri usus kita.
Bagi orang-orang rentan terhadap masalah pencernaan atau dengan pertumbuhan berlebih bakteri di usus kecil, karbohidrat ini menyebabkan masalah yang signifikan.
3. Racun Logam Berat
Selain kaya mineral bermanfaat, rumput laut juga dapat mengandung logam beracun. Ini mungkin tergantung pada jenis rumput laut, di mana rumput laut itu dipanen, dan tingkat pencemaran di dalam air.
(mw/kr)