Zaman sekarang, penggunaan obat justru sedikit demi sedikit sudah mulai berkurang dan tergantikan dengan penggunaan bahan alami untuk mengobati masalah kesehatan. Soalnya, masyarakat sepertinya sudah mulai mengerti bahaya dan efek penggunaan obat kimia dalam jangka waktu panjang.
1. Kunyit
Kunyit adalah rempah-rempah yang populer digunakan dalam masakan. Kunyit mengandung antiseptik, antibakteri, anti-inflamasi dan antioksidan yang menjadikannya bermanfaat digunakan sebagai obat.
Anda dapat menggunakan kunyit untuk mendisinfeksi luka ringan dan luka bakar serta mengobati pilek, batuk, radang sendi, arthritis, memar kulit, jerawat, dan berbagai penyakit perut.
2. Jahe
Jahe memiliki zat anti-inflamasi, antispasmodic, antijamur, antiseptik, antibakteri dan antivirus. Pada saat yang sama, jahe merupakan obat analgesik alami yang kuat atau obat penghilang rasa sakit. Jahe juga merupakan sumber yang baik dari potassium, magnesium, mangan, fosfor, seng, dan vitamin A, C, E dan B-kompleks.
3. Kayu manis
Kayu manis memiliki kandungan antioksidan, antiseptik, anti-inflamasi, karminatif dan antiflatulent. Rempah-rempah ini juga merupakan sumber yang sangat baik dari mineral, seperti kalium, kalsium, mangan, besi, seng dan tembaga, bersama dengan vitamin A, niasin dan piridoksin.
Kayu manis sering digunakan untuk mengobati pilek, perut kembung, gangguan pencernaan, mulas, mual, diare, nyeri arthritis dan periode menstruasi yang menyakitkan.
4. Bawang putih
Bawang putih sering disebut sebagai makanan super karena stimulannya, yang berfungsi mengeluarkan keringat, diuretik, ekspektoran, antibakteri, antijamur, antivirus dan antiseptik. Selain itu, bawang putih mengandung vitamin dan nutrisi, seperti protein, kalium, kalsium, seng dan banyak lagi.
Bawang putih dapat digunakan untuk mengobati batuk, bronkitis kronis, sakit tenggorokan, suara serak, masalah sinus, asma, infeksi telinga, gangguan pencernaan, sakit perut, kolik, kurap, sakit gigi, dan gigitan serangga.
5. Lemon
Lemon dikenal karena sifat antioksidan yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Lemon juga memiliki banyak nutrisi bergizi seperti vitamin C dan folat. Lemon memiliki banyak kegunaan dan sering digunakan dalam pengobatan sakit kepala, infeksi tenggorokan, gangguan pencernaan, sembelit, masalah gigi, ketombe, gigitan serangga, arthritis, rematik, dan pendarahan internal.
6. Madu
Madu memiliki kandungan antivirus, antijamur, antiseptik, dan sifat antiparasit. Madu juga sarat dengan vitamin dan mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, tembaga, besi, mangan, sulfur, seng dan fosfat.
Madu dapat digunakan dalam pengobatan batuk, iritasi tenggorokan, radang tenggorokan, sariawan, eksim, morning sickness, dan bisul perut.
7. Bawang merah
Bawang memiliki zat anti-inflamasi, antiseptik, antibiotik, antimikroba, dan sifat karminatif. Bawang juga merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin C, B1, B6 dan K, biotin, kromium, kalsium, asam folat dan serat makanan.
Bawang merah sangat efektif dalam pengobatan pilek, batuk, bronkitis kronis, pneumonia, demam, dan asma. Bawang merah juga efektif dalam memerangi infeksi perut, mual, dan diare.
8. Cengkeh
Cengkeh memiliki sifat antioksidan, antiseptik, anti-inflamasi, karminatif dan antiflatulent. Cengkeh juga tinggi di berbagai vitamin, mineral dan serat. Anda dapat menggunakan cengkeh untuk sakit gigi, ulkus oral, sakit gusi, radang sendi, nyeri otot, nyeri tubuh, gangguan pencernaan, mual, muntah, iritabilitas lambung, perut kembung, dan kolera.
9. Kapulaga
Rempah-rempah aromatik ini juga dikenal sebagai 'ratu rempah-rempah'. Memiliki kandungan karminatif, antioksidan, antiseptik, antispasmodik, diuretik dan sifat ekspektoran. Kapulaga juga merupakan sumber yang baik dari mineral, seperti kalium, kalsium, tembaga, besi dan magnesium.
10. Biji jinten
Biji jinten memiliki kandungan zat anti-inflamasi, karminatif, antiflatulent, dan sifat antioksidan. Biji jinten ini juga merupakan sumber yang sangat baik dari serat makanan bersama dengan berbagai mineral, seperti zat besi, tembaga, kalsium, kalium, mangan, selenium dan seng.
Biji jinten digunakan dalam pengobatan gangguan pencernaan, perut kembung, diare, sakit perut, mual di pagi hari, kolik ginjal, pilek, batuk, demam, sakit tenggorokan, dan insomnia.
Nah, itu beberapa bumbu dapur yang memiliki fungsi sama dengan obat kimia. Selain rendah efek samping, bumbu daput tersebut tentunya sangat ampuh mengobati berbagai jenis penyakit.