Dasar-dasar Produksi Program CAI Model Tutorial dengan menggunakan Software Macromedia Flash Berikut adalah tahapan untuk memprodu...
loading...
Dasar-dasar
Produksi Program CAI Model Tutorial
dengan menggunakan Software Macromedia
Flash
Berikut adalah tahapan untuk memproduksi
program CAI model tutorial dengan menggunakan
Macromedia Flash. Sebetulnya software pembangun bisa juga menggunakan
software terbaru saat ini, seperti articulate presentation, quizmac, dan
sejenisnya.
Pengenalan software macromedia flash
Membuat teks
Mengimpor image (gambar, foto, grafik)
Animasi sederhana dengan macromedia flash
Membuat button
Memasukan audio
Membuat action script (bahasa pemrograman macromedia flash)
Macromedia
flash merupakan software yang digunakan oleh para programmer pembelajaran interaktif, karena macromedia ini tergolong yang paling mudah digunakan. Macromedia memiliki kemampuan untuk
menampilkan multimedia dengan sistem penggunaan pemrograman action script. Melalui action script, maka program yang diproduksi
akan sangat mudah dan cepat serta cukup menarik.
Membuat
Teks
Dalam merancang teks seperti yang telah
Anda pelajari pada materi tahapan pengembangan program CAI model tutorial, Anda harus mampu menyajikan informasi atau
materi yang terdapat dalam program yang dilengkapi soal-soal latihan. Sebagai
contoh, Anda akan mengetik kalimat : SELAMAT DATANG DALAM PROGRAM CAI TUTORIAL.
Maka langkah yang harus dilakukan yaitu :
1.
Pilih simbol T dalam Tools
2. Ketikkan
judul diatas pada stage.
3. Untuk
memilih ukuran dan jenis teks, klik show
character.
Mengimpor gambar,
langkah-langkah mengimpor gambar :
1. Pada
menu bar klik file
2. Klik
import kemudian pilih gambar yang
terdapat dalam suatu folder di komputer Anda
3. Kemudian
klik open
Membuat Animasi Sederhana
dengan Macromedia Flash
Animasi merupakan gerakan yang membuat objek mati seakan
terlihat bisa bergerak. Terdapat berbagai cara untuk menganimasikan sebuah
objek dengan macromedia flash; salah
satunya dengan permainan key frame,
langkah yang dapat Anda tempuh untuk membuat animasi dengan key frame, yaitu :
1. Seleksi
objek yang akan dianimasikan (misalnya karakter berkepala gundul)
2. Klik
kanan frame ke-5 dari frame objek itu berada
3. Klik
insert key frame
4. Seleksi
interval frame 1 sampai frame 5
5. Klik
kanan, klik create motion tween
6. Pada
frame 5 klik kanan, lalu klik insert key frame
7. Pindahkan
jarum pada penunjuk frame ke frame 1
8. Kemudian
seleksi objek. Pindahkan sesuai dengan keinginan Anda
9. Coba
mainkan animasi tersebut dengan menekan tombol Ctrl
+ Enter.
+ Enter.
Membuat Button (Tombol)
Terdapat dua cara untuk membuat button dalam sebuah program, yaitu
dengan memanfaatkan button yang telah
disediakan Flash dan membuatnya
secara manual.
Cara
memanfaatkan button yang telah
disediakan Flash :
1. Klik
menu window pada menu bar
2. Klik
common library
3. Klik
button
4. Pilih
salah satu jenis button pada library dengan cara : drag button yang dipilih ke dalam stage
Membuat
button secara manual :
1. Buat
gambar berbentuk lingkaran dengan menggunakan Oval pada tools.
2. Seleksi
gambar tersebut
3. Pilih
menu insert pada menu bar
4. Pilih
Convert to symbol (Kemudian muncul Dialog Box)
5. Pada
kotak nama beri nama button tersebut misalnya dengan Tombol
6. Klik button pada pilihan Behaviour
7. Klik
OK
Memasukkan Audio
Kemampuan menampilkan audio yang menyatu dengan program
merupakan salah satu kelebihan dari Macromedia
Flash. Program pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa jika
disisipkan unsur audio ke dalam program tersebut. Perhatikan cara memasukkan
audio ke dalam program yang Anda buat :
1.
Pada menu bar pilih window
2. Klik
common library
3.
Klik sound
4. Klik
frame yang ingin diberi suara
5. Drag
jenis sound yang terdapat dalam library ke dalam stage
Membuat Action Script
Flash
megategorikan action kedalam dua
kategori, yaitu, frame action dan object action. Frame action
adalah sekumpulan action yang diberikan pada satu frame. Frame action tidak
memerlukan input dari pemakai pada saat mencapai suatu frame yang menggunakan action.
Flash akan mengerjakan
instruksi-instruksi yang diberikan pada frame
tersebut. Object action adalah sekumpulan
action yang diberikan pada suatu button atau movie clip. Dalam buku ini, Anda akan belajar membuat kedua jenis action tersebut.
Cara
membuka panel action :
1. Klik
suatu frame, button atau movie clip
2. Pada
menu bar, pilih window atau klik kanan pada tetikus kemudian klik action pada menu yang muncul
3. Untuk
memilih panel, klik tombol panah di pojok kanan bawah panel action
Membuat
action pada button untuk menghubungkan pada frame
selanjutnya :
1.
Klik suatu button
2. Pada
menu bar pilih window atau klik kanan pada tetikus kemudian klik action pada menu yang muncul
3. Untuk
memilih panel, klik tombol panah di
pojok kanan bawah panel action
4. Pilih
basic action
5. Pilih
go to and play
6. Pada
scene pilih : (Current Scene), Type : Frame Number, Frame : 2
Membuat
action pada frame untuk menghentikan frame
tersebut :
1. Klik
suatu frame
2. Pada
menu bar pilih window atau klik kanan pada tetikus kemudian klik action pada menu yang muncul
3. Untuk
memilih panel, klik tombol panah di
pojok kanan bawah panel action
4. Pilih
basic action
5. Pilih
stop
Membuat
action pada button untuk pertanyaan pilihan ganda :
1. Klik
suatu button (misalnya option A)
2. Pada
menu bar pilih window atau klik kanan pada tetikus kemudian klik action pada menu yang muncul
3. Untuk
memilih panel, klik tombol panah di
pojok kanan bawah panel action
4. Pilih
basic action
5. Pilihlah
On (press), Go to and play (2);
6. Else; go to and play
(respons salah);
Sebuah
Refleksi
Tutorial pada dasarnya memberikan
petunjuk dan arahan melalui perintah-perintah berkondisi yang mengharapkan
peserta didik mampu mengikuti alur pembelajaran secara bercabang. Dalam konsep
pembelajaran berprogram disebut dengan tipe branching. Kemunculan inovasi dalam
dunia Teknologi Informasi dalam hal ini pemanfaatan hardware maupun software
dibidang komputer, telah memberikan warna baru dalam inovasi model-model
pembelajaran. Bentuknya sering dikenal dengan istilah Computer Based Instruction (CBI), Computer Assited Instruction (CAI), dan sejenisnya.
Melalui perpaduan kedua konsep antara
model tutorial dan CAI atau CBI, maka optimalisasi temuan model
pembelajaran interaktif diharapkan akan lebih dinamis dan komprehensif. Temuan
yang diharapkan sebagaimana yang tersirat dalam buku ini akan menjadi bagian
yang terintegrasi dengan upaya pengikatan kualitas pembelajaran, baik di bidang
persekolahan maupun luar sekolah, diklat dan sejenisnya.