Frekuensi Berhubungan Suami Istri sering terganggu dengan kesibukan berkarier dan mengurus buah hati pasangan suami istri. Hal ini ...
Mengacu pada penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science, aktifitas ini tidak membutuhkan banyak waktu, karena cukup sekali seminggu untuk memaksimalkan kebahagiaan dalam jangka panjang. Hal ini tentu telah dibuktikan berdasarkan survei 30.000 orang Amerika dalam 4 dekade.
Hasil penelitan menunjukkan bahwa Berhubungan Suami Istri sangat penting untuk menjaga keintiman pasangan suami istri. Namun tentu aktifitas ini tiak perlu dilakukan setiap hari, dengan catatan anda menjaga hubungan itu.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa kebahagiaan pasangan sebenarnya tidak hanya tergantung pada Aktivitas Hubungan Suami Istri rutin setiap minggu. Namun pemenuhan kebutuhan hidup juga berkontribusi besar dalam pembentukan kebahagiaan dalam keluarga
Pemenuhan kebutuhan hidup keluarga tentu bisa diketahui melalui komunikasi untuk membicarakan kebutuhan-kebutuhan masing-masing anggota keluarga, apa saja yang sudah dan belum terpenuhi, termasuk pemenuhan kebutuhan batin pasangan suami istri.
Menjaga keintiman dengan berkomunikasi dengan pasangan lebih penting dibandingkan melakukan Hubungan Suami Istri sesering mungkin. Keintiman Suami istri tidak hanya dibentuk melalui hubungan s3ksual, namun tentu juga kedekatan dalam hal lain, seperti melakukan kegiatan bersama atau bersikap saling terbuka, bahkan suami mengantar istri berbelanja sekalipun akan menutupi berkurangnya Frekuensi Sehat Berhubungan Suami Istri.
Ringkasan:
- Frekuensi Berhubungan Suami Istri masyarakat urban sering terganggu karena kesibukan masing-masing pasangan,
- Frekuensi Sehat Berhubungan Suami Istri yang terjaga akan mengingkatkan keharmonisan keluarga,
- Keharmonisan Keluarga akan lebih lengkap dengan komunikasi yang intens antar keluarga.