Kunci Sukses Diet OCD (Obsessive Corbuzier's Diet) sebenarnya hanyalah kedisiplinan dalam berpuasa. Ya memang hal ini menjadi y...
Berpuasa untuk Diet OCD memang berbeda dengan puasa yang dilakukan oleh umat islam. Puasa dalam Diet OCD didasarkan pada hasil riset yang Deddy dapat di berbagai situs kesehatan, yang menyebutkan bahwa berpuasa lebih dari 14 jam akan memicu produksi hormon pertumbuhan atau human growth hormone (HGH) lebih tinggi.
Hormon tersebut berfungsi mempercepat pengembangan otot dan pembakaran lemak; meningkatkan gairah dan hal-hal positif lainnya. pola Diet OCD sebenarnya memang bertujuan membakar lemak secara optimal sehingga lebih cocok dilakukan oleh mereka yang mempunyai kadar lemak di tubuh lebih dari 20 %.
Pembakaran di dalam tubuh pertama-tama adalah membakar gula dari makanan yang di konsumsi selama 6-8 jam. Dan setelah gula habis, maka tubuh akan beralih membakar lemak. Namun memang spesialis gizi klinik dari Siloam Hospitals, Samuel Oetoro, beranggapan bahwa diet OCD hanya cocok untuk orang-orang yang kegemukan atau obesitas, dan bagi mereka yang mempunyai lemak tubuh rendah harus berhati-hati.
Diet OCD juga perlu diwaspadai bagi orang yang mempunyai kemampuan adaptasi tubuh lemah, karena memicu terjadinya pemecahan lemak secara berlebihan (ketosis). Kondisi ini bisa menyebabkan pelaku diet pingsan karena terlalu lemas. Selain, yang dapat menyebabkan pelaku kurang berkonsentrasi dalam aktivitasnya.
Ringkasan:
- Diet OCD menggunakan metode berpuasa 16 jam, 18 jam, 20 hingga 24 jam,
- Menurut ahli gizi diet OCD tidak cocok mempunyai lemak tubuh rendah.