Waspadai Bahaya Aspirin Bagi Ibu Hamil Dan Janin
loading...
Waspadai Bahaya AspirinBagi Ibu Hamil Dan Janin | Aspirin (asam asetilsalisilat / asetosal) merupakan
obat analgesik, antipiretik, sekaligus anti – inflamasi yang biasanya
dikonsumsi untuk meredakan gejala penyakit seperti demam, nyeri, dan
peradangan. Selain itu, dapat mengatasi gejala yang berhubungan dengan penyakit
rheumatoid arthritis, osteoarthritis, lupus dan kondisi rematik lainnya.
Aspirin
ini sudah sangat populer bahkan sejak abad ke – 18 lalu. Oleh karena harganya
yang murah dan mudah di didapat. Aspirin menjadi alternatif masyarakat untuk
meredakan berbagai gejala penyakit bahkan dikonsumsi oleh anak – anak maupun
ibu hamil.
Mengkonsumsi
obat terutama pada saat hamil, memang tidak boleh sembarangan sebab seberapapun
dosis yang diminum akan memberikan dampak kepada ibu maupun kesehatan janin. Maka
dari itu, ibu hamil harus memeriksakan diri ke petugas kesehatan untuk
mengetahui kondisi kehamilannya serta untuk mendapatkan pengobatan dan resep
yang tepat.
Adapun
bahaya yang bisa ditimbulkan pada ibu hamil yang mengkonsumsi aspirin adalah
sebagai berikut :
1.
Ibu yang sering mengkonsumsi aspirin selama masa
kehamilan dikhawatirkan akan melahirkan bayi yang mengalami gangguan atau
masalah, seperti kelainan
jantung, lemah jantung dan penurunan fungsi jantung.
2.
Bisa menyebabkan terjadinya perdarahan selama masa
kehamilan atau saat proses persalinan.
karena aspirin memiliki kandungan anti – koagulan yang mengganggu kemampuan
trombosit untuk mengumpulkan darah.
3.
Resiko solusio plasenta (terlepasnya plasenta dari
dinding rahim yang merupakan tempat perlekatannya). Akibatnya, janin bisa
mengalami masalah dalam menerima nutrisi ibu hamil yang
sangat dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan. Plasenta ini merupakan
penunjang hidup satu – satunya selama berada di dalam lahir. Dampak lainnya
adalah ibu bisa mengalami perdarahan serta meningkatnya resiko keguguran.
4.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi aspirin
juga bisa mengganggu pertumbuhann dan perkembangan janin, terutama
jika dikonsumsi pada trimester akhir masa kehamilan.
5.
Menyebabkan komplikasi pada saat proses persalinan
serta bisa memengaruhi kualitas ASI.
6.
Menyebabkan
turunnya produski prostaglandin pada janin sehingga, menyebabkan terjadinya
penumpukkan cairan di paru – paru janin. Hal ini dapat menyebabkan masalah
gangguan pernapasan pada janin bahkan sampai saat setelah dilahirkan.
7.
Meningkatkan resiko bayi lahir dengan berat badan
kurang (BBLR).
8.
Menyebabkan alergi seperti bengkak pada bibir, bentol –
bentol di lidah, hidung menjadi gatal, serta masalah pernapasan. Alergi ini
akan sangat menyulitkan ibu hamil apalagi dalam keadaan hamil, ibu menjadi
sangat sensitif disebabkan oleh perubahan hormon sehingga alergi ini sangat
mudah terjadi pada tubuhnya.
9.
Memicu stres pada ibu hamil yang juga akan berdampak
pada janin yang dikandung. Ibu yang stres bahkan beresiko menyebabkan janin
lahir prematur.
10. Menyebabkan terjadinya
penggumpalan darah yang akan sangat menyulitkan jika ibu hamil harus menjalani
persalinan dengan metode operasi
caesar.
11. Menyebabkan anemia.
12. Resiko menyebabkan
kematian pada janin.
Aturan Pakai Aspirin Dan Efek Sampingnya
Aspirin
tersedia dalam bentuk tablet dan kaplet isi 325 mg atau 500 mg, sementara untuk
anak – anak adalah 81 mg. Mengkonsumsi aspirin tanpa resep dokter hanya boleh
dilakukan setiap 4 – 6 jam saja. Itupun hanya dikonsumsi sebagai pereda rasa
sakit atau demam. Untuk penanganan penyakit yang lebih serius, dianjurkan untuk
memeriksakan terlebih dahulu pada petugas kesehatan.
Untuk
tablet extended – release harus ditelan secara utuh bersamaan dengan air putih
sementara untuk tablet kunyah adalah harus dikunyah atau dihancurkan terlebih
dahulu secara keseluruhan sebelum di minum. Ingat, jangan pernah meminum obat
apapun bersamaan dengan selain air putih, karena kopi, teh, atau susu hanya
akan menghambat proses reaksi serta kerja obat bahkan menjadikan obat yang
diminum sia – sia.
Efek Samping Aspirin
Adapun
beberapa efek samping yang sering disebabkan oleh konsumsi aspirin adalah pada
tiap – tiap orang memang berbeda, terutama sekali tergantung pada dosis dan
lama waktu konsumsi. Berikut beberapa efek samping yang bisa disebabkan oleh
konsumsi aspirin adalah :
·
Pusing
·
Mual
·
Mengantuk
·
Iritasi perut
·
Gangguan hati
·
Gangguan ginjal (karena organ ginjal tidak bisa
menguraikan kandungan kimia yang terdapat di dalam obat aspirin
·
Gangguan pendengaran (telinga berdenging, ada juga
sampai rusak)
·
Penyebab kambuhnya penyakit asma
·
Masalah kulit
·
Menyebabkan luka pada usus kecil
·
Dapat merusak pembuluh kapiler darah
·
Serangan Gout
·
Tukak lambung
·
Ulkus lambung
·
Hipertensi (tekanan darah tinggi)
·
Jika dikonsumsi pada anak yang sedang mengalami
flu/cacar air/demam bisa masuk ke dalam peredarah darah
·
Resiko Syndrom Reye (penyebab rusak organ hati dan
otak)
·
Perubahan perilaku
·
Ketergantungan
·
Merusak sistem saraf pada otak
Setelah
mengetahui bahaya yang bisa disebabkan oleh mengkonsumsi aspirin selama masa
kehamilan, sudah selayaknya jika ibu hamil semakin berhati – hati untuk
mengkonsumsi obat tersebut. Biasakan untuk memeriksakan diri ke petugas
kesehatan (dokter kandungan atau bidan) jika memang merasa ada keluhan. Segera
memeriksakan diri pada bidan atau petugas medis, dalam menentukan tindakan yang
lebih cepat.
Selain
itu, usahakan untuk tidak mengkonsumsi obat – obatan yang bukan diberikan
berdasarkan resep dokter atau bidan. Semoga bermanfaat.
Sumber : hamil.co.id