Jadi bisa ditebak, bahwa acara ke Bandungan kali ini pun bukan resmi liburan, melainkan ngikut suami yang lagi kerja! Suami yang sedang ada ...
1. Naik Kuda
Berjalan kaki dari penginapan, tujuan pertama kami adalah perkiran kuda yang terletak di samping pasar Bandungan. Berkeliling desa dengan menaiki kuda adalah hal yang 'turis banget' di sana, jadi wajib hukumnya untuk dicoba.
![]() |
Para Kuda yang Siap 'Bekerja' - Pic by. ekoindriasto.wordpress.com |
Setelah kurang lebih 30 menit berkuda, saatnya berburu gorengan guna mengisi perut yang sudah mulai keroncongan. Para penjual gorengan berjajar di pinggir pasar, mereka buka dari subuh hingga petang hari. Bahkan beberapa warung buka 24 jam penuh ketika musim liburan tiba.
3. Berbelanja Sayur dan Buah Segar
Nah, yang ini adalah point penting ketika ada orang yang terbiasa tinggal di daerah panas seperti Semarang sedang jalan-jalan di wilayah pegunungan. Saking terbiasanya saya membeli sayur dan buah ketika di Bandungan, sesampainya di rumah pun saya hanya membeli sayur mayur dari abang keliling yang datang dari Bandungan. Meski dari segi harga jadi lebih mahal karena transportasi si abang dari Bandungan, tapi segarnya beda!
4. Membeli Tanaman Hias
Siapapun yang pernah melewati Pasar Bandungan, pasti terpesona dengan aneka tanaman hias yang dijual di depan parkiran kuda. Mulai dari bunga-bungaan hingga aneka bibit sayuran tersedia di sana. Ketika kecil dulu, setiap ke daerah Bandungan saya selalu membeli bunga edelweis. Agak norak sih, karena sebenarnya saya sendiri tidak terlalu paham cara perawatannya. Hanya biar berasa dari daerah gunung aja, walaupun begitu sampai rumah langsung mati. Hehehe..
Tanaman Hias Nan Menggoda - Pic by. visitcentraljava.com |
Itulah sekelumit pengalaman yang hampir selalu saya jalani ketika ngikut kerja suami di Bandungan. Walaupun banyak obyek wisata baru bermunculan di Kabupaten Semarang, rasanya belum afdhol kalau belum pernahNaik Kuda dan Belanja di Pasar Bandungan.
Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Lomba Blog Pesona Kabupaten Semarangyang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang.