Diabetes adalah salah satu penyakit yang jumlah penderitanya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Namun sebagian besar kasus penyakit diabetes dapat dicegah atau bahkan dapat disembuhkan.
Nah, buat Anda yang saat ini mengalami diabetes dan ingin menjalankan program penurunan berat badan, ada trik dan kiat khusus yang perlu Anda ikuti. Pasalnya, ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Jika penderita diabetes mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi, mereka akan berisiko mengalami bahaya kesehatan, seperti sakit kepala, letih yang berkepanjangan, serangan jantung, hingga kebutaan.
Adapun jenis makanan yang wajib dihindari penderita diabetes, yaitu nasi putih, roti tawar, makanan berbahan tepung terigu, makanan yang banyak mengandung garam, jus dalam kemasan, daging berlemak, susu tinggi lemak, jeroan, gorengan, dan kulit ayam.
Nah, bagi Anda yang mengidap diabetes namun ingin melakukan program diet, ada kiat-kiat khusus yang bisa Anda praktekkan agar diet sukses. Berikut adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan saat Anda melakukan diet diabetes.
10 Tips Diet Bagi Penderita Diabetes
Hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan adalah untuk menurunkan sedikit berat badan. Kehilangan hanya 5% sampai 10% dari total berat badan Anda dapat membantu Anda menurunkan gula darah Anda, tekanan darah, dan kadar kolesterol. Kehilangan berat badan dan makan sehat juga dapat memiliki efek mendalam pada suasana hati Anda, energi, dan rasa kenyamanan.
Tidak semua lemak tubuh diciptakan sama. Risiko Anda lebih tinggi jika Anda mengalami penumpukan lemat di sekitar perut Anda. Pasalnya, banyaknya lemak di perut yang mengelilingi organ-organ perut dan hati sangat berhubungan erat dengan resistensi insulin dan diabetes.
Anda berisiko tinggi terkena penyakit diabetes jika Anda: seorang wanita dengan lingkar pinggang 35 inci atau lebih, seorang pria dengan lingkar pinggang 40 inci atau lebih.
Kalori diperoleh dari fruktosa (ditemukan dalam minuman manis seperti soda, energi dan minuman olahraga, minuman kopi, dan makanan olahan seperti donat, muffin, sereal, dan permen) berpotensi meningkatkan berat badan serta timbunan lemak di sekitar perut Anda.
Olahraga memainkan peran penting dalam program diet. Apa yang Anda makan memiliki dampak terbesar pada penurunan berat badan dan harus Anda bakar kalorinya dengan berolahraga. Nah, kendati Anda mengalami diabetes, tetaplah rutin berolahraga. Berkonsultasilah dengan dokter tentang olahraga apa yang dibolehkan untuk Anda lakukan.
- Mengonsumsi makanan dengan lemak sehat
Penderita diabetes juga harus memperhatikan asupan makanan. Pilihlah jenis makanan yang mengandung lemak sehat, seperti kacang mentah, minyak zaitun, minyak ikan, biji rami, susu murni, alpukat, buah-buahan, sayuran segar, sereal tinggi serat dan roti yang terbuat dari biji-bijian atau kacang-kacangan. Ikan dan kerang, keju, dan yogurt tanpa gula juga sumber dan bahan makanan yang baik untuk penderita diabetes.
- Makanan pantangan penderita diabetes
Seperti yang dijelaskan di atas, penderita diabetes juga harus selektif dalam hal makanan. Anda harus menghindari makanan yang digoreng, makanan kemasan atau makanan cepat saji, roti putih, sereal manis, pasta halus atau beras, serta daging olahan.
- Perhatikan lonjakan gula darah
Hindari mengonsumsi makanan yang membuat Indeks glikemik dalam tubuh Anda tinggi, yakni makanan yang dapat membuat lonjakan gula darah Anda dengan cepat.
- Diet diabetes tidak berarti menghindari gula
Menjalani diet diabetes tidak berarti menghilangkan gula sama sekali. Jika Anda memiliki diabetes, Anda masih bisa menikmati porsi kecil makanan mengandung gula namun tetap dalam batas yang wajar dan tidak berlebihan.
- Mengurangi minuman ringan dan minuman bersoda
Kurangi minuman ringan, soda dan jus. Untuk setiap satu porsi minuman bergula yang Anda minum sehari, risiko Anda untuk diabetes meningkat sekitar 15 persen. Ganti air soda dengan air lemon atau jeruk nipis tanpa tambahan gula.
Tips penting lainnya bagi penderita diabetes yaitu menghindari makanan olahan dan kemasan seperti sup kalengan, makanan beku, atau makanan rendah lemak yang sering berisi tersembunyi pemanis buatan.
- Pilih lemak sehat dan hindari lemak jenuh
Lemak yang paling aman adalah lemak tak jenuh, yang berasal dari ikan dan tanaman seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, dan alpukat. Omega-3 asam lemak melawan peradangan dan dukungan otak dan kesehatan jantung. Sumber yang baik termasuk salmon, tuna, dan biji rami.
Baca juga: