merupakan kondisi yang lazim terjadi. Masalah ini muncul paling sering selama trimester kedua dan ketiga, dan biasanya kram kaki ini sering menyerang pada malam hari ketika Anda akan beranjak tidur.
Penyebab kram kaki selama kehamilan bisa bermacam-macam. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa kondisi itu bisa terkait dengan kelelahan karena aktivitas sehari-hari karena kaki mendapat beban tambahan akibat kehamilan. Selain itu, aliran darah ke kaki yang tidak lancar bisa menjadi penyebab kram kaki.
Penyebab Kaki Kram Selama Kehamilan
- Tekanan ekstra pada kaki karena beban kandungan atau janin di dalam rahim. Itu sebabnya mengapa di malam hari ketika otot-otot dalam kondisi rileks, kram kaki mulai muncul dan terasa sakit tak tertahankan.
- Rahim mengembang selama kehamilan, sehingga menghalangi beberapa saraf dan otot kaki. Karena kurangnya aliran darah di otot kaki, kram akan muncul.
- Kekurangan zat gizi terutama defisiensi magnesium, kalsium dan potasium yang juga menyebabkan sakit kaki selama kehamilan.
- Tingginya kadar fosfor yang ada dalam makanan ringan, soda dan daging juga dapat menyebabkan kram kaki selama kehamilan.
Tidak peduli apa yang menyebabkan kram kaki, kram kaki ini bisa sangat menyakitkan dan dapat membuat Anda sulit untuk beraktivitas di waktu siang hari atau tidur malam hari. Anda pun menjadi tidak nyaman, dan hal tersebut bisa memengaruhi suasana hati Anda.
Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk membantu mencegah dan meringankan kram kaki yang bisa Anda coba di rumah.
10 Cara Alami Menyembuhkan Kaki Kram Saat Hamil
Begitu Anda merasakan kram kaki yang tiba-tiba menyerang, luruskan kaki dan lenturkan kaki Anda. Lakukan gerakan peregangan jari-jari kaki dan tulang kering Anda. Jangan lupa untuk dengan lembut memijat otot yang terasa sakit sehingga membantu untuk relaksasi otot tersebut dan mengurangi rasa sakit.
- Peregangan kaki sebelum tidur
Regangkan kaki sesering mungkin dan sebelum Anda pergi tidur. Mulailah dengan berdiri dengan kaki selebar bahu Anda. Langkah maju sekitar 18 inci dengan kaki kiri Anda dan kemudian lutut ditekuk. Anda bisa juga berpegang pada bagian belakang kursi untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas.
Regangkan otot betis kaki kanan Anda dengan perlahan-lahan meluruskan dan menekuk lutut kanan, masing-masing lakukan peregangan selama sekitar 10 detik. Ulangi beberapa kali untuk setiap kaki.
Tetap terhidrasi dengan minum banyak air sepanjang hari. Meminum minuman elektrolit sesekali dapat membantu Anda untuk mengganti elektrolit yang hilang. Anda mungkin ingin menghindari minum sebelum tidur untuk menghindari terlalu banyak buang air kecil di malam hari dengan pergi ke kamar mandi. Namun kebutuhan air putih tetap harus Anda cukupi agar tidak mengalami kram kaki.
Konsumsi multivitamin harian juga baik untuk mencegah kram kaki. Kekurangan salah satu dari beberapa mineral dapat meningkatkan kemungkinan kram otot. Konsultasi dengan dokter Anda untuk vitamin apa yang baik dan boleh Anda konsumsi.
Meski sedang hamil, Anda tetap dianjurkan untuk aktif bergerak dengan jalan kaki. Hindari duduk di satu tempat atau dengan posisi kaki disilangkan dalam jangka waktu yang lama.
Sering makan pisang baik untu mengatasi kram. Kadar kalium yang rendah dalam tubuh dapat menyebabkan kram otot. Konsumsi berbagai buah-buahan dan sayuran selain pisang, termasuk jeruk, pepaya, melon, dan ubi jalar untuk mencukupi kebutuhan kalium.
Jika kram kaki tiba-tiba kambuh, segera mandi air hangat dan jangan lupa untuk menambahkan dua garam Epsom. Air panas akan menenangkan kram Anda, sementara itu, magnesium dalam garam Epsom akan membantu mempromosikan relaksasi otot.
Saat kram kaki tiba-tiba datang tak tertahankan, segera ambil minyak urut dan pijat kaki secara perlahan. Jika Anda tak mampu melakukannya sendiri, minta bantuan suami untuk memijat kaki dan telapak kaki Anda.
- Berdiri di permukaan yang dingin
Berdiri di atas permukaan yang dingin sesegera setelah kram muncul. Meskipun rasanya aneh, faktanya cara ini ampuh untuk meringankan kram kaki dengan segera.
Setiap kali Anda duduk, cobalah untuk menggoyangkan jari-jari kaki dan memutar pergelangan kaki Anda beberapa kali. Fungsinya agar otot tidak tegang dan aliran darah tetap lancer.
Kram biasanya hilang dengan sendirinya, dan tidak memerlukan perawatan medis. Namun, jika Anda merasa sakit terus-menerus di kaki Anda, atau jika Anda melihat kemerahan atau terasa panas disertai dengan pembengkakan, beritahu dokter Anda segera. Gejala ini dapat disebabkan oleh sesuatu yang lebih serius, seperti gumpalan darah, yang memerlukan perhatian medis segera.
Baca juga: