Gejala Anemia sering diremehkan, namun tahukan anda anemia defisiensi besi berkontribusi hampir 20 % dari kematian orang dewasa aki...
DR. Dr. Yustina Anie Indriastuti, MSc, SpGK, mengungkapkan bahwa selain karena defisiensi zat besi, ada beberapa kondisi lain yang menjadi Penyebab Anemia, yang diantaranya adalah:
- Kurangnya asupan zat gizi seperti zat besi, vitamin B12, asam folat, dan protein yang penting untuk pembentukan hemoglobin/Hb.
- Terjadi Perdarahan yang disebabkan oleh infeksi usus karena cacingan, luka atau trauma.
- Mengalami Malaria, yang menyebabkan terjadinya kepecahan sel darah merah/eritrosit.
- Penderita infeksi kronis seperti TBC, HIV/AIDS, kekurangan zat gizi dan juga karena perdarahan yang berlebihan.
- Penderita thalasemia atau kelainan darah secara genetik seperti sel darah merah mudah pecah sehingga mengakibatkan akumulasi zat besi dalam tubuh.
Adapun makanan terbaik sumber zat besi bisa didapatkan dari bahan makanan hewani, daging kambing, seperti daging sapi, bebek, ayam, dan ikan. Selain itu zat besi juga bisa didapatkan dari sayuran berwarna hijau tua, daun singkong, seperti bayam, atau kangkung. Namun memang tingkat penyerapan zat besi dari sayuran hijau ini lebih rendah dibandingkan sumber makanan hewani.
Penyerapan zat besi dalam tubuh juga bisa dimaksimalkan dengan mengkonsumsi vitamin C dan mengurangi konsumsi minum minuman teh dan kopi. Anda sebaiknya menghindari makan dan minum teh atau kopi secara bersamaan aau dalam waktu yang berdekatan. Atau akan lebih baik apabila anda makan dan minumnya adalah lemon atau jeruk.
Ringkasan:
- Anemia memicu kematian 20% dari kematian orang dewasa yang disebabkan karena kurang darah,
- Penyebab Anemia yang paling sering adalah kurangnya asupan zat besi dan zat-zat lain pembentuk hemoglobin,
- Penyerapan zat besi akan maksimal apabila tubuh juga menerima asupan vitamin C.