merupakan salah satu kondisi yang umum terjadi. Saat Anda menyentuh wajah pada bagian dahi, hidung, atau bawah bibir, terdapat 'minyak' yang menempel di tangan. Kulit berminyak juga dapat mengganggu penampilan karena wajah terlihat berkilau akibat keluarnya minyak dari pori-pori kulit.
Kulit berminyak disebabkan oleh produksi minyak terlalu berlebih yang dilakukan oleh kelenjar di bawah kulit. Sebenarnya, minyak tersebut berperan baik bagi kesehatan kulit Anda. Namun jika terlalu banyak, kondisi itu bisa menyebabkan munculnya jerawat.
Anda mungkin mengira dengan perawatan wajah menggunakan sabun pembersih sudah mampu mengatasi masalah kulit berminyak. Apalagi jika produk tersebut diciptakan untuk mengontrol minyak berlebih. Namun tahukah Anda jika tidak semua sabun pembersih cocok untuk kulit wajah Anda.
Mencuci wajah menggunakan sabun terlalu sering juga tidak baik. Hal itu justru akan membuat kulit Anda semakin berminyak. Pasalnya, saat wajah dicuci menggunakan sabun, permukaan kulit menjadi kering dan kesat. Alhasil, kelenjar minyak akan memproduksi minyak tambahan karena mengira kulit Anda membutuhkannya.
Faktor eksternal seperti polusi udara juga mempengaruhi kondisi wajah Anda. Selain itu, Anda juga sebaiknya menghindari kebiasaan-kebiasaan yang dapat memicu produksi minyak berlebih. Berikut pantangan atau larangan yang sebaiknya Anda hindari untuk mencegah kulit wajah berminyak.
12 Kebiasaan yang Harus Dihindari Orang dengan Kulit Wajah Berminyak
Banyak orang seringkali menggunakan toner yang keras untuk mengatasi kulit berminyak secara instan. Toner akan menyerap minyak alami pada kulit sehingga membuat kulit kering dan kehilangan kelembaban.
Hasilnya, kelenjar akan menambah produksi minyak sehingga dapat memperparah kondisi kulit Anda. Sebaiknya, gunakan bahan-bahan alami seperti lidah buaya untuk mengurangi produksi minyak berlebih.
Jerawat dan kulit berminyak adalah kondisi yang saling berkaitan. Memencet jerawat dapat memicu munculnya jerawat lain. Ketika Anda menekan jerawat, darah dan nanah akan menyebar pada permukaan kulit, yang menyebabkan infeksi lebih lanjut. Selain itu, kebiasaan memencet jerawat juga menyisakan bekas luka dan tanda marah yang sulit dihilangkan.
- Memakai pelembab yang keras
Salah satu perawatan kulit yang tidak dianjurkan untuk kulit berminyak yaitu menggunakan pelembab yang keras. Pasalnya, pelembab tersebut akan menarik minyak namun juga membuatnya malah terjebak di pori-pori kulit. Imbasnya, pori-pori akan tersumbat dan menyebabkan jerawat.
- Menggunakan pembersih wajah yang salah
Hindari untuk menggunakan sabun wajah yang sama selama bertahun-tahun. Kulit Anda telah berubah seiring bertambahnya usia. Sabun yang biasanya Anda pakai mungkin tak lagi cocok untuk kulit Anda.
Sabun untuk wajah berminyak harus memiliki dua komposisi utama, yaitu asam glikolat dan asam salisilat. Kedua bahan tersebut berfungsi untuk membersihkan pori-pori, meremajakan kulit serta mengontrol minyak berlebih.
- Tidak membersihkan makeup saat tidur
Kebiasaan buruk seperti tidak membersihkan makeup sebelum tidur membahayakan kesehatan kulit Anda. Tidak hanyak bagi kulit berminyak, namun untuk semua jenis kulit. Kebiasaan ini memicu berbagai jenis masalah kulit, diantaranya pori-pori tersumbat, kulit kusam, serta jerawat.
- Terlalu sering mencuci wajah pakai sabun
Setiap hal yang dilakukan secara berlebihan memang tidak baik, termasuk mencuci wajah menggunakan sabun. Membersihkan wajah pakai sabun memang dapat menyegarkan kulit. Namun jika dilakukan terlalu sering dapat menyebabkan kulit kering dan memicu minyak berlebih.
- Terlalu sering pakai bedak
Menggunakan bedak memang dapat menutupi kulit wajah berminyak. Namun jika dilakukan terlalu sering dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori kulit. Sebaiknya, gunakan bedak tidak lebih dari dua kali sehari. Jika kulit terlihat berminyak, gunakan tisu untuk membersihkannya.
Orang dengan kulit berminyak juga disarankan untuk tidak memakai krim tabir surya. Jika Anda membutuhkan perlindungan dari sinar matahari saat berjemur di pantai, gunakan krin sumscreen yang khusus untuk kulit berminyak.
Banyak orang mengiran scrubbing dapat mencegah jerawat karena mampu membersihkan pori-pori dan mengontrol minyak. Faktanya, scrubbing mirip seperti toner yang keras dan memicu produksi minyak tambahan.
Terlalu banyak mengonsumsi susu tidak baik untuk kulit berminyak. Kebiasaan ini justru mempengaruhi kestabilan 60 jenis hormon dalam tubuh. Salah satu hormon tersebut dapat mengakibatkan kulit memproduksi minyak berlebih.
Kebiasaan buruk lainnya yang harus dihindari orang dengan kulit berminyak adalah merokok. Hal ini dapat menekan produksi vitamin A dalam tubuh. Vitamin A sanagt penting untuk menjaga kestabilan produksi minyak dalam kulit.
Apapun jenis kulit Anda, jika tidak dirawat dengan benar, maka akan muncul berbagai jenis masalah kulit. Perawatan yang tepat, menggunakan produk kecantikan yang sesuai, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta pola makan yang sehat dan seimbang adalah kunci mendapatkan kulit cantik dan terhindar dari masalah kulit berminyak.
Baca juga: