Bagi sebagian orang khususnya wanita, kuku menjadi simbol kecantikan yang harus dirawat dengan baik. Seperti halnya merawat rambut, kuku jug...
Cara merawat kuku bisa beragam, memotongnya secara rutin, manikur, pedikur, ekstensi kuku buatan atau bisa juga nail art. Secara fungsional, kuku melindungi jari, tulang jemari tertentu dan jaringan di sekitarnya.
Tapi tahukah Anda kuku ternyata juga bisa digunakan sebagai indikator kesehatan Anda secara keseluruhan. Kondisi kuku juga bisa menjadi pertanda dan sinyal adanya penyakit serius.
Seperti halnya kondisi warna urin dan lidah, kondisi kuku Anda dapat dijadikan tolok ukur kesehatan Anda. Berikut jenis-jenis kondisi kuku dan artinya terhadap kesehatan.
1. Kuku kekuning-kuningan
Orang diabetes lebih rentan untuk menderita infeksi jamur kuku, yang membuat kuku menguning dan menjadi rapuh. Jika infeksi ini tidak diobati tepat waktu, kuku mungkin tumbuh ke dalam dan permukaan kuku menjadi tebal.
2. Kuku pucat dan kusam
Karena jumlah sel darah merah yang rendah, maka jumlah oksigen tidak memadai dalam darah. Hal ini menyebabkan kulit dan jaringan lain untuk menjadi pucat, terutama jaringan di bawah kuku.
3. Kuku retak
Kuku pecah pun demikian. Kuku rapuh dan pecah juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur kuku (terutama jika disertai dengan kuku kuning), kondisi kulit yang disebut lichen planus, tiroid kurang aktif atau terlalu aktif, dan psoriasis.
4. Kuku terlalu tebal
5. Bentuk kuku membulat
Kuku berbentuk bulat biasanya terjadi pada kuku kaki. Paling sering, kasus ini terjadi karena berkurangnya oksigen dalam darah, yang dapat mengindikasikan paru-paru, jantung, hati atau penyakit ginjal. Studi telah menemukan tiga dari 10 orang yang terkena kanker paru-paru cenderung mengalami gejala ini.
6. Kuku sendok
Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Permanente Journal melaporkan bahwa kuku sendok merupakan tanda kekurangan zat besi kronis, yang mungkin karena kekurangan gizi, kehilangan darah gastrointestinal, penyakit karena parasit cacing, atau penyakit celiac.
7. Kuku dadu
Sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Indian Journal of Dermatology, and Leprology menemukan penyebab umum kuku dadu, yaitu psoriasis, penyakit Reiter, lichen planus, vitiligo, alopecia areata, hemodialisis, dermatitis eczematous dan gagal ginjal kronis.
8. Kuku Terry
9. Kuku horizontal
Nah, itu tadi beberapa kondisi kuku dan artinya terhadap kesehatan. Jika Anda mengalami salah satu kondisi di atas, segera periksakan kesehatan Anda ke dokter.