Naiknya asam lambung adalah salah satu kondisi yang paling sering diderita seseorang saat mengalami masalah pencernaan. Apakah Anda mengalam...
Maka sudah bisa dipastikan Anda tengah menderita maag atau naiknya asam lambung. Untuk mencegah maag tersebut, pertama-tama Anda harus menyadari penyebabnya. Asam yang disekresikan oleh tubuh secara umum membantu dalam proses pencernaan dengan memecah makanan yang dikonsumsi.
Tapi ketika tubuh memproduksi asam berlebih, hal itu akan mengarah ke naiknya asam lambung. Ini menimbulkan semacam rasa panas dalam perut yang disertai dengan rasa sakit.
Awalnya, Anda mungkin mengabaikan rasa tak nyaman tersebut, dan berpikir itu hanyalah beberapa masalah kecil di saluran pencernaan Anda. Tetapi jika tidak dirawat tepat waktu, mungkin sakit maag tersebut bisa berubah menjadi ulkus lambung dan kanker di kemudian hari.
Oleh karena itu, Anda perlu sangat berhati-hati dan waspada akan gejala maag. Maag juga dapat disebabkan karena konsumsi makanan asam atau juga dapat disebabkan secara tidak langsung karena faktor gaya hidup tertentu. Berikut faktor yang menyebabkan naiknya asam lambung.
- Minum minuman beralkohol
- Makan junk food
- Makan berlebihan
Untuk mengatasinya, agar asam lambung Anda tak naik, lebih baik untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah kecil karena hal ini membantu dalam produksi asam dari tubuh yang tentunya sangat diperlukan untuk proses pencernaan.
Ketika seseorang sedang stres tinggi, rupanya juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan naiknya keasaman dalam lambung. Selain itu, ketika seseorang sedang dalam fase tertekan, tubuh cenderung untuk melepaskan hormon stres yang menyebabkan masalah pencernaan. Maag atau naiknya asam lambung juga dapat dialami oleh mereka yang perokok. Dan hal tersebut adalah salah satu masalah umum. Kandungan nikotin dalam rokok mempengaruhi lapisan perut dan menyebabkan kelebihan produksi asam.- Kurang konsumsi air
- Minum kopi dan minuman ringan
Kebiasaan ini juga mempengaruhi sistem pencernaan. Sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.
(mw/kr)