Tes Kehamilan tidak selamanya diartikan dengan tes urin. Lalu dengan cara bagaimana? Baca selengkapnya. Melakukan tes kehamilan biasa dila...
Melakukan tes kehamilan biasa dilakukan oleh wanita yang ingin mengetahui apakah ia betul-betul mengandung atau tidak. Kebanyakan cara yang diketahui orang banyak dalam tes kehamilan yaitu dengan tes urin menggunakan sebuah alat tes kehamilan. Hal itu tidak lah salah, namun mengetes dengan tes urin terkadang tidak akurat.
Jenis Hormon dalam Tes Kehamilan
Dalam kegiatan tes kehamilan adalah tujuannya untuk mengukur human chorionic gonadotropin (hCG), yaitu hormon kehamilan di dalam tubuh. Ada 2 jenis hormon hCG, yaitu Hormon hCG dalam urin dan hormon hCG dalam darah.Hormon hCG dalam Urin
Tes kehamilan yang paling umum dilakukan di rumah adalah tes urin yang tujuannya mendeteksi kadar hCG dalam urin, namun ini hanya bisa dilakukan jika hormonnya mencapai level tertentu. Jika tes urin dilakukan terlalu awal, hormon hCG dalam urin mungkin masih sedikit sehingga terkadang hasil positif tidak akan muncul. Namun jika tes diulangi lagi sekitar 7 hari setelah terlambat haid maka hasil positif atau negatifnya akan ketahuan dan akurat.
Hormon hCG dalam Darah
Jenis tes kehamilan kedua yaitu mengukur kadar hCG dalam darah. Tes darah dapat mengukur sejumlah kecil kadar hCG sehingga dalam tes ini kita bisa mendeteksi kehamilan lebih awal dan akurat dibanding tes urin. Biasanya sekitar 6-8 hari setelah pembuahan Anda sudah bisa diketahui apakah hamil atau belum.
Namun sayang tes kehamilan dengan tes darah bisa dibilang mahal dan juga harus mendapat rujukan dari dokter ahli.