Operasi Mata Menggunakan Laser saat ini menjadi trends tersendiri dalam dunia medis untuk memperbaiki penglihatan atau kesalahan pembias...
Untuk memperbaiki tingkat lengkungan kornea, maka operasi laser pada mata merupakan salah satu jenis operasi yang paling dapat diandalkan, tingkat keberhasilannya pun cukup tinggi dibandingkan dengan metode operasi tradisional.
Lasik, PRK dan Lasek merupakan Tiga Jenis prosedur Operasi mata dengan menggunkan laser. Penjelas tentang ketiganya ada di bagian bawah. namun sebelum itu simak dulu berbagai fakta dan hal-hal penting terkait tindakan medis ini.
Fakta Tentang Operasi mata menggunakan Laser
- Operasi lasik sudah ada semenjak tahun 1990. Pada tahun 2007 saja tercatat 17 juta orang sudah menjalani operasi ini.
- Operasi mata menggunakan laserSudah terbukti bisa memperbaiki penglihatan Jutaan penderita dibagian dunia manapun, sehingga visi penglihatan menjadi normal kembali, baik penderita rabun dekat, Rabun jauh dan estimatigme.
- Operasi laser hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam
- Tindakannya Cendrung tidak sakit. rasa nyeri yang dialami penderi rendah.
- Tidak membutuhkan perawatan inap dirumah sakit, hanya butuh kontrol secara berkala saja Sesuai instruksi dokter
- Minim resiko dibandingkan operasi tradisional, karena operasi laser tidak menggunakan alat yang masuk kemata
- Tingkat kepuasan pasien, atau tingkat keberhasilannya lebih tinggi dalam memperbaiki visi pasien
- Tidak ada perban, tidak ada jahitan yang diperlukan pada prosedur operasinya
- Waktu penyembuhan hanya beberapa hari.
- Lebih praktis, Prosedur normal sebenarnya hanya 25 menit permata. jika kiri dan kanan dibawah 1 jam sudah selesai.
- Jika operasinya sukses, maka penderita tidak lagi harus menggunakan kaca mata atau lensa kontak.
- Hasil Yang didapatkan sangat cepat dalam 1 hari sudah langsung terlihat hasil yang pasti, namun pada berbagai penderita mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu untuk menyesuaikan atau beradaptasi
Kemungkinan Efek samping Operasi Laser
Diantara berbagai kelebihan diatas, tindakan operasi ini tetap mimiliki resiko dan kemungkinan efek samping. walaupun persentasenya kecil, namun pada beberapa kasus kegagalan operasi bisa saja terjadi.Efek samping operasi laser pada mata yang paling buruk yaitu kehilangan fungsi penglihatan bahkan kebutaan akibat kornea mata terlalu tipis akibat kesalahan perhitungan saat operasi
Ectasia atau kornea mata menjadi terlalu tipis sudah pasti penglihatan menjadi berkurang, kemungkinan penglihatan malah menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Baca juga : Dapatkah mata rabun untuk di obati?
Efek samping ringan dari operasi laser ini bisa saja terjadi berbagai masalah lain contohnya mata menjadi kering, atau seperti ada lingkaran cahaya bulat yang terlihat di sekitar arah sinar berasal.
Tips buat calon Pasien Untuk Prosedur Operasi Laser pada Mata
Jenis Operasi Laser Pada Mata
Sebenarnya ada tiga jenis metode paling umum untuk pengobatan mata dengan tindakan pembedahan menggunakan laser yaitu Lasik, Prk, dan Lasek.LASIK
Merupakan singkatan dari Laser In Situ Keratectomy, Yaitu Operasi laser yang bertujuan untuk mengubah bentuk kornea, Lasik juga merupakan prosedur medis yang paling sering dilakukan untuk memperbaiki permasalahan pada mata, baik rabun dekat, rabun jauh maupun estimatigme.PRK
Singkatan dari Photorefractive keratectomy, Secara singkat PRK menggunakan Laser untuk mengubah bentuk kornea dengan cara menyingkirkan sedikit jaringan pada kornea mata sehingga fokus cahaya bisa terfokus tepat pada Retina mata.LASEK
Lasek atau Laser epithelial keratomileusis, Tujuannya juga sama,namun metode ini menggunakan alkohol untuk mengendurkan permukaan kornea.Operasi LASIKadalah tipe operasi yang tipe paling umum dilakukan, karena ada berbagai kelebihan diantara tipe dan jenis operasi laser mata yang lain, kelbihannya diantaranya yaitu proses penyembuhan lebih cepat , bahkan penderita hampir tidak merasakan rasa sakit sama sekali.
Kekurangan Operasi lasik yaitu prosedurnya yang rumit, dan Lasik sebenarnya hanya bisa dilakukan pada kondisi penderita yang kornea mata cukup tebal, untuk mengurangi risiko efek samping dan komplikasi yang mungkin saja terjadi.
Jika kornea tidak cukup tebal maka lasik pasien masih bisa menjalani tipe dan prosedur PRK atau Lasek, walaupun waktu penyembuhan sedikit lebih lama.
Siapa yang tidak cocok dilakukan Operasi Laser mata?
Ada beberapa kondisi yang mempengaruhi boleh atau tidaknya dilakukan prosedur operasi laser ini, Tindakan operasi tidak boleh dijalani oleh pasien dengan berbagai masalah kesehatan berikut:- Tidak boleh pada ibu hamil atau menyusui
- presbyopia / miopia / Penderita rabun akibat proses penuaan
- Tidak boleh pada penderita rheumatoid arthritis, HIV atau berbagai jenis penyakit yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
- Tidak cocok untuk penderita yang mengalami masalah dan gangguan penglihatan lain contohnya penderitakatarak dan glaukoma
- Dan penderita diabetes.
- Tidak Cocok untuk Penderita Rabun pada usia dibawah 21 tahun, karena penglihatan masih mungkin untuk berubah dengan jenis perawatan lain.
Video Operasi Laser Pada Mata
Berikut sidikit penjelasan dan Prosedur tindakan Terkait Operasi Mata menggunakan laserdari youtube. Video ini tidak di hosting di situs kami, melainkan di hosting di youtube, hak cipta video Terbut tentu saja pemilik yang menguploadnya.
Terima kasih telah membaca artikel kami yang berjudul:3 Jenis Operasi Mata Menggunakan Laser: LASIK, PRK, dan LASEK, Penting untuk di ingat bahwa Semua pembahasan dalam artikel ini hanya bersifat informatif, dan tidak bisa dijadikan sebagai pergantian terhadap saran dan ketentuan prosedur perawatan yang sebenarnya oleh dokter anda.
Sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dan lakukan pemeriksaan mata anda secara berkala, untuk mengetahui berbagai kemungkinan permasalahan dan perkembangan terkini terhadap kondisi mata anda. semoga bermanfaat untuk semuanya.