Kolesterol adalah zat lemak yang ditemukan dalam darah Anda. Tubuh memanfaatkan zat ini untuk membangun enzim dan hormon yang penting untuk ...
Kolesterol dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori: LDL atau low density lipoprotein adalah kolesterol jahat dan HDL atau high density lipoprotein merupakan kolesterol baik. Sedangkan kolesterol baik memiliki efek positif, tingginya tingkat kolesterol jahat dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri dan menimbulkan risiko kesehatan yang parah.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, lebih dari sepertiga orang dewasa di dunia memiliki tingkat LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh mereka. Hal ini meningkatkan risiko masalah seperti stroke dan serangan jantung.
Namun, Anda dapat melakukan beberapa upaya untuk menjaga agar tidak ada peningkatan tingkat kolesterol jahat dalam tubuh Anda. Suplemen biasa, makanan bergizi dan olahraga adalah kunci untuk mengelola kadar kolesterol Anda tetap stabil. Diet yang tepat dan nutrisi ditunjukkan untuk meningkatkan tingkat HDL dan menurunkan kadar LDL.
Berikut adalah beberapa bahan tak terduga yang akan membantu Anda menjaga tingkat kolesterol Anda tetap stabil, tak naik maupun tak turun.
12 Makanan Menjaga Kolesterol Tetap Stabil
Kehadiran pektin, polifenol, serat dan fitosterol dalam apel menahan oksidasi LDL, menjadikannya pilihan yang ideal sebagai buah-buahan untuk menurunkan tingkat kolesterol jahat Anda. Jeruk kaya akan vitamin C, folat dan hesperidin (flavonoid) yang membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Sebuah studi tahun 2000 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa minum jus jeruk setiap hari membantu dalam meningkatkan HDL dan trigliserida, dan menurunkan rasio kolesterol jahat. Sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition mengamati bahwa konsumsi teh hijau membantu dalam menurunkan tingkat LDL dalam tubuh. Teh hijau mengandung senyawa seperti katekin yang mencegah penyerapan kolesterol dalam usus dan merangsang eliminasi dari tubuh. Kehadiran gingerol dalam jahe mengaktifkan enzim tertentu yang meningkatkan penggunaan tubuh kolesterol, sehingga membantu dalam menurunkan kolesterol jahat. Sebuah studi 2008 yang diterbitkan di Saudi Medical Journal substantiates pernyataan bahwa jahe memiliki efek penurun lipid yang signifikan pada tubuh. Ubi mengandung sejumlah besar serat larut dan senyawa betacyanin yang membantu mengurangi oksidasi kolesterol jahat, sehingga mencegah dari deposito sekitar dinding arteri. Kehadiran pektin membuat pir sebuah penurun kolesterol makanan. Nutrisi dalam buah pir juga menjadi perangkap kolesterol sebelum diserap ke dalam darah dan mengangkutnya keluar dari tubuh. Bayam mengandung sejumlah besar karotenoid yang membantu dalam mencegah akumulasi kolesterol dalam pembuluh darah. Mentimun kaya sterol, senyawa yang membantu dalam mengurangi kadar kolesterol LDL.
- Cuka sari apel
Baca juga: