Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Tidak Mengkonsumsi Tablet Penambah Darah (Fe) BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ...
loading...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Tidak Mengkonsumsi Tablet Penambah Darah (Fe)
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Zat besi adalah mineral yang dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah (hemoglobin). Selain itu, mineral ini juga berperan sebagai komponen untuk membentuk mioglobin (protein yang membawa oksigen ke otot), kolagen (protein yang terdapat pada tulang, tulang rawan, dan jaringan penyambung) serta enzim. Zat besi juga berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh.(1)
Ibu hamil membutuhkan asupan zat besi 65 mg/hari, zat besi dapat di
peroleh dari makan-makanan yang mengandung zat besi seperti sayur-sayuran
hijau, hati ayam, kacang-kacangan daging, ikan, kuning telur, tempe,
dan roti.(2)
Zat besi juga dapat diperoleh
dari tablet penambah darah atau tablet (fe). Tiap tablet mengandung ferro
sulfat eksikatus 200 mg dan asam folat 0,25 mg. Tablet Fe diminum 1x1 tablet
perhari dan sebaiknya tidak diminum dengan air teh atau kopi, karena akan mengganggu
penyerapan. Tujuannya untuk mencegah anemia pada wanita hamil, untuk itu bagi wanita hamil
diperlukan sekurang kurangnya 90 tablet zat besi selama kehamilan.(3)
Kekurangan
zat besi pada ibu hamil akan menyebabkan anemia pada kehamilan. Anemia dalam
kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr%. Anemia
dalam kehamilan yang disebabkan karena kekurangan zat besi, jenis pengobatannya
relatif mudah, bahkan murah.(4)
Anemia pada kehamilan dapat mengganggu pertumbuhan
janin dalam kandungan, meningkatnya resiko abortus, melahirkan bayi prematur,
BBLR, lahir mati , janin dan ibu hamil
mudah terkena infeksi. bila terjadi anemia pada kehamialn tidak di
tangani dengan baik akan meimbulkan dampak penuruan Sumber Daya Manusia (SDM)
dan akan menghambat proses pembanguan bangsa.(5)
Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional
karena mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, dan
pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia, anemia hamil di
sebut (potential danger to mother and child) potensial membahayakan ibu dan
anak (5)
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
menyebutkan dua miliar penduduk terkena anemia. Tanda-tanda anemia antara lain,
kulit pucat, cepat lelah, nafas pendek,
kuku mudah pecah, kurang selera makan, dan sakit kepala sebelah depan. Namun
terkadang tidak ada keluhan bila pasien mengalami anemia ringan.(6)
Sekitar
70% ibu hamil di Indonesia menderita anemia kekurangan gizi, pada pengamatan
lebih lanjut menunjukan bahwa kebanyakan anemia yang diderita masyarakat adalah
anemia kekurangan zat besi.
Data Dinas Kesehatan Kota XXX dari bulan
januari-mei 2014 ibu hamil yang terkena anemia berjumlah 98 orang. Sedangkan di
Puskesmas Poned Kota XXX, dari bulan januari- juni 2014 ibu hamil yang terkena anemia berjumlah 34 orang.
Pemerintah berupaya mengatasi permasalahan
tersebut diatas dengan cara mengkonsumsi suplementasi tablet besi kepada ibu
hamil sejak awal kehamilan melalui posyandu. Pada saat ini konsumsi suplemen
zat besi merupakan satu-satunya alternatif yang cocok, murah, mudah dan dapat
memperbaiki status hemoglobin dalam waktu yang singkat pada ibu hamil dan kelompok
yang berisiko tinggi lainya. Asupan gizi yang baik serta memperbaiki pola makan
merupakan jurus paling penting untuk mengatasi anemia.(7)
Untuk memenuhi kebutuhan akan zat besi
selama hamil, ibu harus mengkonsumsi zat besi 65 mg/ hari. Kebutuhan ini dapat
terpenuhi dari makanan yang kaya akan zat besi, tetapi jika bidan menemukan ibu
hamil yang menunjukan gejala anemia biasanya akan memberikan suplemen zat besi
berupa tablet besi yang biasanya dikonsumsi satu kali sehari. Pengaturan gizi
pada kehamilan adalah untuk memaksimalkan kesehatan ibu dan meningkatkan tumbuh
kembang bayi yang sehat.(7)
Tablet besi sebagai suplementasi yang didberikan
pada ibu hamil menurut aturan harus dikonsumsi setiap hari atau 90 tablet selama kehamilan. Namun karena
berbagai alasan misalnya, pengetahuan tentang pentingya tablet fe, manfaat fe, efek
samping dari tablet fe, cara mengkonsumsi tablet fe, motivasi petugas kesehatan
yang sering kali terjadi, dan ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi
tablet zat besi tersebut. Hal ini dapat mengakibatkan tujuan dari zat besi
tidak tercapai.
Berdasarkan latar belakang tersebut maka
peneliti tertarik untuk mengambil judul Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu
Hamil Tidak Mengkonsumsi Tablet Penambah Darah (Fe) di Kelurahan XXX Wilayah
Kerja Puskesmas Poned Kota XXX Tahun 2014
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas makan
peneliti membuat rumusan pada penelitian ini sebagai berikut Faktor-Faktor
Apa Saja Yang Mempengaruhui Ibu Hamil Tidak Mengkonsumsi Tablet penambah darah
(fe) di Kelurahan XXX Wilayah Kerja Puskesmas Poned Kota XXX Tahun 2014.
C. Tujuan Penelitian
1.
Tujuan
Umum
Untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah
yang mempengaruhi ibu hamil tidak mengkonsumsi tablet penambah darah (fe)
2.
Tujuan
Khusus
Adapun
tujuan khusus dari penelitian sebagai berikut :
a. Mengetahui
pengaruh dari faktor pengetahuan terhadap ibu hamil yang tidak mengkonsumsi
tablet penambah darah (fe)
b. Mengetahui
pengaruh dari faktor pendidikan terhadap ibu hamil yang tidak mengkonsumsi tablet penambah darah (fe)
c. Mengtahui
pengaruh dari faktor sikap terhadap ibu hamil yang tidak mengkonsumsi tablet penambah
darah (fe)
D. Ruang Lingkup Penelitian
Ruang lingkup
penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ibu hamil tidak mengkonsumsi tablet penambah darah (fe) di Kelurahan
XXX Wilayah Kerja Puskesmas Poned Kota XXX Tahun 2014
E. Kegunaan Penelitian
1.
Guna
Teoritis
a.
Bagi
Peneliti
Dengan
adanya penelitian ini penulis berharap dapat menjadikanya sebagai sarana untuk
mengaplikasikan ilmu hasil pembelajaran di pendidikan dalam melakukan
penelitian serta dapat meambah wawasan ilmu pengetahuan penulis mengenai
faktor-faktor ibu hamil yang tidak mengkonsumsi
konsumsi penambah darah (fe)
b.
Bagi
XXX
Hasil
penelitian ini diharapkan dapat menambah referesnsi bacaan di perpustakaan
kampus dan dapat memberikan manfaat bagi peneliti selanjutnya.
2.
Guna
Praktis
a.
Bagi
responden
Dengan adanya penelitian ini diharapkan
dapat meningkatkan motivasi ibu hamil untuk patuh dalam mengkonsumsi tablet
penambah darah (fe) selama kehamilan.
b.
Intansi
tempat penelitian
Hasil
penelitian ini dapat memberikan masukan dalam perbaikan mutu pelayanan
kebidanan khususnya memotivasi dan
memberikan konseling tentang pentingnya mengkonsumsi tablet penmbah darah (fe) pada
ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Poned Kota XXX Tahun 2014
c.
Bagi
profesi
Diharapkan
hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan untuk menurunkan kejadian pada ibu
hamil yang tidak mengkonsumsi tablet penambah darah (fe).
DOWNLOAD KTI KEBIDANAN FULL:
BAB I
BAB II
BAB III
BAB IV
BAB V
BAB VI
PASSWORD