Merencanakan Pemberian Nama Anak Ketika Hamil Hal yang biasa dilakukan ibu hamil dalam menghadapi persalinan adalah merencanakan pe...
loading...
Merencanakan Pemberian Nama Anak Ketika Hamil
Hal yang biasa dilakukan ibu hamil dalam
menghadapi persalinan adalah merencanakan pemberian nama anak ketika hamil. Hal
ini menjadi penting karena nama itu harus diberikan kepada anak begitu bayi
terlahir ke dunia selain untuk identitas anak juga sebagai syarat mutlak dalam
pembuatan akta kelahiran anak. Namun dalam pemberian nama untuk anak ibu jangan
asal, karena nama anak juga sangat menentukan bagaimana kehidupan anak tersebut
dimasa yang akan datang.
Poin Penting dalam Merencanakan Pemberian Nama Anak
Beberapa hal yang harus diperhatikan
dalam perencanaan nama anak adalah sebagai berikut:
Nama anak sesuai jenis kelamin
Hal pertama yang harus diperhatikan dalam
merenanakan nama anak adalah sesuai dengan jenis kelamin anak tersebut. Hal ini
mudah jika ibu sudah mengetahui jenis kelamin janin yang dikandungnya melalui
USG. Namun terkadang ada orang tua, khususnya ibu hamil yang tidak mau
melakukan USG dengan alasan ingin mendapatkan kejutan ketika persalinan nanti.
Untuk ibu yang belum mengetahui jenis kelamin janinnya tersebut bisa menyiapkan
dua nama yaitu mama laki-laki dan nama perempuan untuk calon anaknya nanti.
Nama anak memiliki arti yang bagus
Selanjutnya, hal yang harus diperhatikan
ibu hamil dalam pemberian nama anaknya adalah nama tersebut memiliki arti yang
baik atau bagus. Jangan hanya melihat nama tersebut keren tapi memiliki arti
yang buruk atau aneh, misalnya ibu memberi nama anak ibu Kulkasduapintu. Jadi
sebelum memutuskan sebuah nama, ada baiknya kita mencari tahu terlebih dahulu
arti nama tersebut melalui internet, buku, atau bertanya pada orang yang
berpengalaman, misalnya jika ibu seorang muslim bisa bertanya pada ustadz.
Karena nama adalah doa, jadi berikan nama anak ibu yang memiliki arti yang
baik.
Nama anak mudah diucapkan
Pemilihan nama anak yang baik selain
sesuai jenis kelamin dan memiliki arti yang bagus adalah nama anak tersebut
mudah diucapkan. Misalnya karena ingin terlihat keren ibu memberi nama anak ibu
nama bule jerman seperti Archimbald, Schweinsteiger, Erchanhardt. Tentu saja
ini tidak cocok dengan lidah kita. Jika anak ibu lahir dan besar di Jerman
mungkin bukan masalah, tapi bayangkan jika ibu tinggal di pelosok pasti orang
disekitar bahkan anak itu sendiri pun akan sangat kesulitan melafalkan nama
tersebut dengan benar.
Nama anak tidak menjadi beban bagi anak kelak
Yang harus diperhatikan dalam pemberian
nama anak ibu adalah nama tersebut tidak menjadi beban ketika si anak dewasa
kelak. Misalnya memberi nama anak ibu ultramen, supermen, betmen. Pasti nama
tersebut menjadi bahan ejekan teman sepermainan saat dia dewasa.
Pemberian Nama Anak Menggunakan Alfabet Pertengahan
Nah kalau yang ini hanya sekedar
intermezzo aja ya. Diusahakan Ibu jangan memberi nama anaknya dengan awalan
huruf ABC atau XYZ. Kenapa? Karena kalau nama berawalan ABC kasihan pas anak
nanti sekolah posisi duduk sesuai absen paling depan terus. Kalo nama berawalan
XYZ kasihan juga kalo ada apa-apa pasti paling belakangan. Kebayang dong kalau
lagi acara wisuda, udah nunggu dari pagi dipanggilnya siang, kasihan. Yang
nomor 5 ini jangan dianggap serius ya, karena hanya lelucon.
Sekian saja tips tentang cara
Merencanakan pemberian nama anak ketika hamil. Semoga nama anak ibu kelak akan
membawa berkah bagi keluarga terutama bagi anak selaku empunya nam tersebut.
Semoga bermanfaat.