Menyusui ASI menjadi bentuk kasih sayang ibu kepada anak, karena ASI merupakan makanan yang paling cocok, karena ASI mampu memberi ...
Penumpukan hormon estrogen di dalam tubuh menjadi penyebab kanker payudara, pembengkakan pada payudara dan pembusukan rahim. Dan penumpukan hormon ini bisa dikurangi dengan menyusui buah hati hingga genap 2 tahun.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Alison M. Stuebe dari Universitas North Carolina, Chapel Hill, Amerika Serikat (AS), yang melibatkan 60.075 perawat yang baru melahirkan antara tahun 1997 dan 2005 mendapatkan hasil; apabila seorang wanita tidak menyusui bayinya, jaringan di payudara akan kembali seperti pada saat sebelum hamil dan hal ini bisa menyebabkan terjadinya peradangan yang disebabkan Produksi ASI terus terjadi namun tidak dikeluarkan.
Secara general, menyusui sangat berguna bagi kesehatan. Di antaranya, dapat mengurangi perdarahan setelah persalinan, mempercepat pengecilan rahim, menunda masa subur, mengurangi anemia, mencegah kanker ovarium dan kanker payudara, serta menjaga ibu agar tetap langsing dan cantik. Hasil penelitian lain, juga menyebutkan bahwa perempuan yang menyusui lebih dari 12 bulan bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 10%.
Informasi ini penting untuk dicermati dan disebar luaskan, karena sampai saat ini masih banyak wanita yang menganggap menyusui adalah ketinggalan zaman dan bisa merusak bentuk tubuh. Jangan sampai hak buah hati untuk mendapatkan sumber makanan terbaik di awal kehidupannya anda rapas, karena tidak anda tidak menyusui bayi dengan alasan apapun.
Ringkasan:
- Penyebab Kanker Payudara salah satunya adalah karena adanya penumpukan hormon estrogen di dalam tubuh,
- Penumpukan hormon estrogen disebabkan karena Ibu setelah melahirkan tidak menyusui bayinya,
- Selan kanker payudara penumpukan hormon estrogen juga memicu penyakit jantung pada wanita