post-feature-image

HUBUNGAN USIA IBUSAATPERNIKAHAN DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN PADA BAYI MUDA

HUBUNGAN USIA IBU SAAT PERNIKAHAN DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN PADA BAYI MUDA BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pernikaha...

Bahaya Abu Vulkanik Terhadap Kesehatan
Bahaya Aborsi terhadap Kesehatan
Bahan Kimia Rumah Tangga yang Berbahaya untuk Anak-Anak
loading...

HUBUNGAN USIA IBU SAAT PERNIKAHAN DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN PADA BAYI MUDA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pernikahan bukan sekedar perubahan status. Pernikahan adalah sebuah ikatansakral yang sangat kuat dan melahirkan konsekuensi pemahaman hak dan kewajibansuami istri. Untuk itu perlu adanya pemahaman dalam menjalankan lembagapernikahan dengan pendewasaan usia pernikahan. Pentingnya pendewasaan usia perkawinan ini adalah karena ternyatapernikahan usia muda membawa masalah-masalah turunan lain terutama pada angka kematian ibu dan bayi. Lebih jauhakan berpengaruh pada masalah kemiskinan dan kependudukan (1)
Menurut Undang-Undang Perkawinan No 1 Tahun 1974 pasal 7 bahwa perkawinan diijinkan bila laki-laki berumur 19 tahun dan wanita berumur 16 tahun. Namun pemerintah mempunyai kebijakan tentang perilaku reproduksi manusia yang ditegaskan dalam Undang-Undang No 10 Tahun 1992 yang menyebutkan bahwa pemerintah menetapkan kebijakan upaya penyelenggaraan Keluarga Berencana. Banyaknya resiko kehamilan dari pernikahan dini maka pemerintah memberikan kebijakan bahwa perkawinan diijinkan bila laki-laki berumur 21 tahun dan perempuan 19 tahun. Dengan adanya undang-undang perkawinan maka bila seorang remaja ingin melakukan pernikahan harus sesuai dengan undang-undang pernikahan yang berlaku di Indonesia. Kebanyakan para remaja melakukan pernikahan dini karena disebabkan oleh beberapa faktor. (2).
BKKBN dan UNFPA, (2005) menguraikan fakta mengenai Kesehatan Reproduksi di lapangan yang di kurip dari beberapa sumber yaitu: Menurut SDKI (2002-2003) antara lain: sebanyak 10 % perempuan usia 16-19 tahun sudah menjadi ibu dan pengetahuan remaja tentang resiko hamil hanya dengan sekali melakukan hubungan seksual lebih tinggi pada remaja perempuan dibandingkan dengan laki-laki yaitu 50 % dibanding dengan 46%.(3)
Pengetahuan kesehatan reproduksi yang diperoleh remaja hanyalah sebatas informasi dari narasumber yang tidak berkualifikasi seperti informasi seks dari media massa yang tidak sesuai dengan norma-norma yang dianut dijadikannya pedoman oleh remaja, bukan berasal dari media pendidikan terutamanya dari orang tua dan guru selaku orang tua di sekolah. Tidak mengherankan akibatnya keingintahuan yang sangat berlebihan mengenai seksualitas didapatkan dari berbagai media yang salah.(4)
Penyakit-penyakit terbanyak pada bayi yang dapat ditatalaksana dengan MTBS adalah penyakit yang menjadi penyebab utama kematian, antara lain pneumonia, diare, malaria, campak dan kondisi yang diperberat oleh masalah gizi (malnutrisi dan anemia). Langkah pendekatan pada MTBS adalah dengan menggunakan algoritma sederhana yang digunakan oleh perawat dan bidan untuk mengatasi masalah kesakitan pada Bayi (Surkesnas, 2005).
Agar penerapan MTBS dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan, maka diperlukan langkah-langkah secara sistematis dan menyeluruh, meliputi pengembangan sistem pelatihan, pelatihan berjenjang, pemantauan pasca pelatihan, penjaminan ketersediaan formulir MTBS, ketersediaan obat dan alat, bimbingan teknis dan lain-lain (Surkesnas, 2005).
Berdasarkan pemaparan dari beberapa penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas XXX XXX ada beberapa penduduk yang mengatakan terjadinya pernikahan disebabkan karena terjadinya kehamilan, ada juga yang berpendapat karena adanya budaya yang turun temurun dari salah satu keluarga. Selain itu faktor pengetahuan dan status sosial ekonomi juga berpengaruh dalam terjadinya pernikahan. Salah satu tokoh masyarakat yang bekerja di kantor juga berpendapat di zaman modern seperti sekarang ini dengan adanya berbagai macam media berperan tehadap dilakukannya pernikahan ditambah dari segi lingkungan, baik dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat . Berdasarkan hasil studi pendahuluan ditemukan 6 dari 10 orang ibu muda tidak mengerti cara perawatan bayi muda.
Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk mengambil penelitian tentang hubungan usia saat pernikahan dengan kemampuan perawatan pada bayi muda di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun XXX.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian masalah dalam latar belakang yaitu berdasarkan hasil studi pendahuluan ditemukan 6 dari 10 orang ibu muda tidak mengerti cara perawatan bayi apakah hubungan usia saat pernikahan dengan kemampun perawatan pada bayi, maka rumusan permasalahan yang dibuat oleh peneliti ini adalah Hubungan Usia Ibu Saat Pernikahan Dengan Kemampuan Perawatan Pada Bayi Muda Di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun XXX.

C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Usia Ibu Saat Pernikahan Dengan Kemampuan Perawatan Pada Bayi Muda Di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun XXX
2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus dari penelitian ini meliputi :
a. Mengetahui Ditirbusi Frekuensi Usia Ibu Saat Pernikahan Ibu Bayi 0-2 bulan di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun XXX
b. Mengetahui Kemampuan Perawatan Pada Bayi Muda Di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun XXX
c. Mengetahui Hubungan Usia Ibu Saat Pernikahan Dengan Kemampuan Perawatan Pada Bayi Muda Di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun XXX

D. Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada ibu yang mempunyai bayi 0 2 bulan untuk mengetahui usia saat pernikahan dan kemampuan perawatan pada bayi untuk mengetahui apakah ada hubungan usia saat pernikahan dengan kemampuan perawatan pada bayi, populasi ibu yang berusia 16-19 tahaun dan 20-25 tahun yang mempunyai bayi 0 2 bulan di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX XXX pada tahunXXX. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional.

E. Kegunaan Penelitian
1. Guna Teoritis
a. Bagi Institusi pendidikan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan konstribusi terhadap matakuliah Kesehatan Reproduksi dan Asuhan kebidanan Neonatus.
b. Bagi Peneliti
Dengan melakukan penelitian ini diharapkan peneliti dapat menambah wawasan dan pengalaman dalam melakukan penelitian, sehingga menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan mengenai bagaimana proses dan cara melakukan penelitian serta pengalaman yang baik terutama dalam aspek penelitian dan pemahaman tentang Hubungan Usia Ibu Saat Pernikahan Dengan Kemampuan Perawatan Pada Bayi Muda Di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun XXX.
2. Guna Praktis
a. Bagi Responden
Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pengetahuan dan wawasan bagi para remaja tentang kemampuan perawatan pada bayi, sehingga bisa lebih meningkatkan wawasan tentang Usia Ibu Saat Pernikahan Dengan Kemampuan Perawatan Pada Bayi Muda Di Desa XXX Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun XXX.
b. Bagi Institusi Puskesmas XXX.
Sebagai bahan masukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dalam bidang kebidanan khususnya bagi para remaja lebih mengetahui hubungan Usia Ibu Saat Pernikahan Dengan Kemampuan Perawatan Pada Bayi Muda, Melalui Penyuluhan Pada ibu yang mempunyai bayi Agar Mampu Melaksanakan Kemampuan Perawatan Pada Bayi Muda Atau Penundaan Usia Pernikahan.


Name

#BikaBogor #BikaBogorTalubi #kulinerbogor #oleholehBogor #Oleholehkhasbogor Alpukat Apel Asa's Stories Asam Urat Asma Batuk Bayi Berita Bisul Blogging & Writing BPJS buku Cara Cepat Hamil Cinta's Stories Community competition Daun Demam Diabetes Diet Event Family Journal Family Trip Flu Gigi Ginjal Golongan Darah Health Hipertensi Ibu Hami Ibu Hamil Imun Jantung Sehat Jelajah Gizi Jelajah Gizi Minahasa Jerawat Kanker Kebidanan Kecantikan Kehamilan Keluarga Keputihan Kesehatan kesehatan Bayi Kesehatan Gigi Kesehatan Kulit Kisah Kolesterol Kontrasepsi Kulit Life Liver Madu Masakan Mata Mengobati Migrain Mom Journal Nanas Nutrisi Nutrisi Untuk Bangsa Nyeri Obat Office Story on Media Otak Pasca Melahirkan Pencernaan Pisang Radang Rambut Relationship Rematik Resep Reumatik Review Seksualitas Semangka Sponsored Post Stamina Tips Tought Tulang Vitamin Wajah Wanita We Care wisata
false
ltr
item
Kesehatan Ibu Hamil Dan Balita: HUBUNGAN USIA IBUSAATPERNIKAHAN DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN PADA BAYI MUDA
HUBUNGAN USIA IBUSAATPERNIKAHAN DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN PADA BAYI MUDA
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ-2W2TubxvL7fJmbrUo8_ScRtPQ4l-PKW_WDl1U4MS5mWUFUEi9nmgbpwemV_DitItBIHSGeEWlnhpEOGYeSo63U0u0yfdiCBytM1dD9_Il4wPyfxxrsBRiBRSYResaSEruaE6zVyZlU/s1600/KTI+Kebidanan.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ-2W2TubxvL7fJmbrUo8_ScRtPQ4l-PKW_WDl1U4MS5mWUFUEi9nmgbpwemV_DitItBIHSGeEWlnhpEOGYeSo63U0u0yfdiCBytM1dD9_Il4wPyfxxrsBRiBRSYResaSEruaE6zVyZlU/s72-c/KTI+Kebidanan.jpg
Kesehatan Ibu Hamil Dan Balita
https://bumil-balita.blogspot.com/2018/03/hubungan-usia-ibusaatpernikahan-dengan.html
https://bumil-balita.blogspot.com/
https://bumil-balita.blogspot.com/
https://bumil-balita.blogspot.com/2018/03/hubungan-usia-ibusaatpernikahan-dengan.html
true
8741920363903863250
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy