Keputihan Setelah Berhubungan dengan Suami, Bahayakah?
loading...
Mengapa setelah melakukan hubungan seksual dengan suami, terjadi keputihan yang berlebih? Apakah keputihan setelah berhubungan ini normal dan tidak berbahaya?
Hai, Calon Ibu! Sebagai wanita, Anda pasti pernah mengalami keputihan bukan? Tapi, apakah Anda pernah mengalami keputihan setelah berhubungan seksual dan orgasme? Jika iya, pernahkah Anda bertanya-tanya apakah ini berbahaya? Untuk memuaskan rasa penasaran Anda, mari kita kenali lebih dalam tentang keputihan.
Keputihan fisiologis
Terdapat dua kategori keputihan. Pertama, keputihan fisiologis. Ini adalah keputihan yang sifatnya normal dan wajar terjadi pada setiap wanita. Ia berwarna putih bening, tanpa bau, dan tidak menimbulkan rasa gatal. Keputihan ini timbul menjelang atau sesudah menstruasi, saat ovulasi, dan saat gairah seksual wanita memuncak.
Keputihan patologis
Yang kedua adalah keputihan patologis. Ini adalah keputihan abnormal dan berbahaya. Ciri-cirinya adalah cairan keputihan tidak berwarna putih bening (bahkan ada yang warnanya sampai kehijauan). Baunya tidak sedap dan membuat vagina terasa gatal. Keputihan ini terjadi karena infeksi mikroorganisme. Anda harus segera mengobatinya sebelum kesuburan Anda yang terganggu.
Keputihan setelah berhubungan seksual, masuk yang mana?
Jika Anda mengalami keputihan pasca berhubungan seksual atau orgasme, ini wajar. Keputihan yang Anda alami terbilang normal dan termasuk keputihan fisiologis. Keputihan tersebut terjadi ketika gairah seksual Anda memuncak. Lantas saat Anda berhubungan seksual dengan suami, vagina Anda mengeluarkan sekret (cairan).
Calon ibu, sekarang sudah lebih paham bukan tentang keputihan? Jika keputihan setelah berhubungan seksual dan orgasme terjadi, itu tidak salah kok! Ini wajar selama keputihan tersebut tidak berbau kurang sedap, warnanya aneh, dan menyebabkan gatal. Anda masih bisa melanjutkan rencana kehamilan Anda sebagaimana mestinya.
Pastikan pula Anda berhubungan seksual di saat cairan keputihan/lendir serviks Anda berwarna putih transparan dan elastis seperti putih telur mentah. Karena inilah tanda organ reproduksi Anda sedang subur-suburnya. Namun jika keputihan patologis yang terjadi, segera hubungi dokter. Penanganan sedini mungkin akan menghindarkan kasus infertilitas pada program hamil Anda dan suami.
Sumber : akuinginhamil.com