Fakta Hubungan Stres, Gemuk, dan Kesuburan
loading...
Fakta Hubungan Stres, Gemuk, dan Kesuburan | Halo Calon ibu, stres, gemuk dan kesuburan adalah
hal yang harus diperhatikan selama merencanakan kehamilan. Baik stres dan gemuk
termasuk ke dalam gaya hidup yang kurang sehat. Bahkan tanpa Anda sadari, stres
dan kegemukan bisa saling mempengaruhi satu sama lain sebelum akhirnya
berdampak pada kesuburan.
Dengan kaitannya pada organ
reproduksi, stres dan gemuk (obesitas) mampu meningkatkan kadar gula dalam
darah. Hingga pada ujungnya, hormon reproduksi Andalah yang diganggu. Yuk,
ketahui fakta-fakta hubungan antara stres, gemuk dan kesuburan berikut!
Emotional Eating Karena Stres Menyebabkan Anda
Mengalami Kegemukan
Meningkatnya kortisol dan
hormon stres tak hanya membuat jantung berdetak lebih cepat. Aliran darah pun
lebih kencang. Namun, ini juga membuat keinginan menyemil makanan tak sehat
lebih tinggi. Misalnya makanan yang rasanya asin dan gurih. Anda pun terdorong
makan terus dan terus.
Stres Menyebabkan Metabolisme Tubuh Melambat
Pernahkah Anda merasakan,
stres dan berat badan justru meningkat saat porsi makan Anda segitu – gitu saja?
Ya, ini bisa terjadi kalau kortisol terlalu banyak. Efeknya, metabolisme tubuh
menjadi melambat.
Stres Membuat Anda Malas Olahraga
Tak bisa dielakkan lagi kalau
stres membuat Anda enggan melakukan apa saja. Hal-hal yang sebelumnya selalu
Anda gemari, bahkan terasa kurang menarik untuk dilakukan. Anda malas olahraga
dan juga malas memasak sendiri. Dalam keadaan seperti ini, praktis Anda hanya
ingin memesan makanan cepat saji. Jadi, wajar bukan jika berat badan Anda
meningkat?
Stres Menyebabkan Timbunan Lemak
Stres terus menerus akan
membuat tubuh rentan menyimpan cadangan lemak. Cadangan lemak tersebut
terkonsentrasi pada area perut. Padahal kehadiran lemak di area tersebut,
bersifat labil. Ia mudah masuk ke dalam aliran darah. Jika sudah begitu, resiko
penyakit jantung akan meningkat. Di sisi lain, tumpukan lemak di wilayah perut
sudah pasti tak enak dilihat mata.
Gizi Tak Seimbang Menyebabkan Stres
Saat Anda kurang makan atau
makan dengan gizi yang tak seimbang, kadar gula dalam darah akan naik turun
dengan sangat drastis. Biasanya ini gara – gara Anda makan terlalu banyak
kandungan gula, kurang protein, dan kekurangan serat. Mood pun akan ikutan naik
dan turun. Anda juga akan merasa kelelahan dan kurang fokus. Jika ini dibiarkan
hingga jangka yang amat panjang, resiko hiperglikemia juga akan menimpa.
Efek Samping Kafein Memicu Stres
Biasanya, orang minum kopi
untuk menghilangkan rasa kantuk serta lancar berkonsentrasi. Tapi, kebanyakan
kafein justru menimbulkan efek sulit berkonsentrasi, gangguan tidur, dan kadar
kortisol yang meningkat di darah. Nah, kalau Anda kurang tidur karena terlalu
banyak mengkonsumsi kafein, mood Anda labil. Ujung-ujungnya, stres datang
karena waktu tidur Anda tidak mencukupi. Bahkan, fungsi reproduksi juga
terganggu untuk kehamilan.
Diet Ketat Membuat Imunitas Tubuh Turun
Mengurangi porsi makan Anda
boleh saja. Tapi ingat, ada kebutuhan nutrisi yang perlu diseimbangkan! Diet
yang terlalu ketat cenderung menimbulkan efek yoyo. Maksudnya, berat badan akan
turun dengan begitu cepatnya. Namun setelah itu, ia akan naik kembali dengan
cepat juga. Di samping itu, ketahanan tubuh mudah menurun.
Kalau efek yoyo sudah
terjadi, mood bisa berantakan. Stres pun akan mendera dan Anda tidak bisa
menahannya. Bahkan, badan juga sakit-sakitan karena daya tahan tubuh rendah.
Mengerikan bukan?
Susu Dapat Mengendalikan Stres
Susu kaya kalsium. Kalsium
sendiri bermanfaat untuk transmisi syaraf dan membuat tubuh rileks. Susu juga
mengandung potasium, yang khasiatnya membuat tubuh tak mudah lelah dan berujung
stres. Ahli nutrisi bernama Michael Catalano (juga penulis buku "The Good
Mood Diet") mengatakan, perasaan senang tercipta dengan memberi makanan
bagi otak. Ia menyarankan tiga porsi makanan yang berbahan dasar susu yang kaya
trytophan (sejenis asam amino). Zat ini dapat meningkatkan serotonin. Serotonin
sendiri dapat menimbulkan rasa senang di otak.
Cokelat Bisa Mengatasi Stres Dan Merangsang Gairah Seksual
Selama Kadarnya Tepat
Cokelat mengandung banyak
magnesium, yang mana membuat seseorang lebih tenang saat ada di bawah tekanan.
Ia juga dipercaya berfungsi sebagai aprodisiak atau makanan pembangkit gairah
seksual. Namun, jangan berlebihan ya mengkonsumsinya! Cokelat juga mengandung
theobromine, yang dapat menstimulasi otak serupa kafein. Kalau berlebihan, Anda
bisa gelisah dan tidak bisa tidur.
Sayur Mayur, Buah, Dan Nutrisi Lain Baik Cegah Stres
Dan Juga Meningkatkan Kesuburan
Makanan dengan zat besi,
vitamin B5 (Panthontenic acid), dan asam lemak omega 3 baik untuk kesuburan
serta menghindari stres. Zat besi didapat dari daging merah, roti whole grain,
dan sayuran hijau. Vitamin B5 bersumber dari sayuran hijau, daging merah, ikan,
kacang-kacangan, dan dandelion. Asam lemak omega 3 berasal dari salmon, telur,
minyak goreng, dan sarden.
Nah, calon ibu! Sekarang
sudah lebih paham bukan tentang hubungan antara stres, gemuk dan kesuburan?
Mulai sekarang, biasakan jauhi stres dan cukupi makanan bergizi untuk fungsi
reproduksi yang baik ya!
Sumber : akuinginhamil.com