Kontrasepsi Pria Turunkan Angka Kematian Ibu
loading...
Kontrasepsi Pria Turunkan Angka Kematian Ibu |
Meskipun program KB sudah terbilang sukses, namun angka kematian ibu di
Indonesia masih termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara.
Belakangan,
diketahui bahwa kasus ini dipengaruhi oleh keterlibatan para kaum pria dalam
mengakses kontrasepsi. Menurut data yang dikumpulkan oleh Rutgers WPF
Indonesia, saat ini kaum pria yang mengakses kontrasepsi hanya sebesar 4,6
persen saja.
“Padahal,
keterlibatan pria untuk mengetahui kesehatan reproduksi wanita sangat penting
demi mewujudkan hubungan yang sehat dan keluarga bahagia yang bebas dari
kekerasan seksual. Hal tersebut juga secara langsung terkait dengan kesehatan
ibu dan anak. Saat ini, pria masih menganggap bahwa kontrasepsi hanya urusan
wanita saja,” ungkap Siska Dewi Noya, Program Manager Mencare+ Rutgers WPF
Indonesia, dalam diskusi.
Selama
ini, pria umumnya menganggap kontrasepsi hanya untuk menekan jumlah anak dan
cukup dilakukan oleh para wanita saja. Padahal, kontrasepsi juga memiliki
hubungan dengan masalah kesehatan wanita. “Dorongan untuk melibatkan kaum pria
terhadap kontrasepsi dan kesehatan reproduksi ini bertujuan untuk menurunkan
angka kematian ibu dan bayi. Saat kita berkeluarga, seharusnya masalah
kesehatan reproduksi bukan hanya urusan istri, suami juga harus turun tangan.
Intinya, program kehamilan harus dipersiapkan dengan sangat matang dengan
kesiapan dari kedua belah pihak,” tambah Siska.
Sekian paparan
artikel Kontrasepsi Pria Turunkan Angka Kematian Ibu. Semoga bermanfaat.
Sumber : www.motherandbaby.co.id